25.1 C
Jakarta
Sabtu, Februari 7, 2026
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJAPemerintah Genjot Ekonomi Lewat Diskon Tol, Listrik, dan Bansos

Pemerintah Genjot Ekonomi Lewat Diskon Tol, Listrik, dan Bansos

Jakarta – Pemerintah terus mengambil langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satunya adalah dengan merancang sejumlah kebijakan stimulus yang menyasar sektor konsumsi masyarakat. Melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Jumat (23/5) di Jakarta, Pemerintah menyusun berbagai insentif untuk memperkuat daya beli dan mendorong aktivitas ekonomi, khususnya selama libur sekolah pada Juni–Juli 2025.

“Stimulus ini kita siapkan agar pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua bisa tetap kuat. Momentum libur sekolah harus dimanfaatkan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat,” ujar Airlangga dikutip dalam keterangan tertulis. 

Ia menjelaskan, karena momen konsumsi besar seperti Natal dan Tahun Baru telah berlalu, maka kuartal kedua membutuhkan dorongan tambahan agar target pertumbuhan ekonomi tetap berada di kisaran 5 persen. Gaji ke-13 yang diterima ASN dan pegawai lainnya juga akan menjadi salah satu penopang daya beli di periode ini.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah merumuskan enam stimulus yang fokus pada peningkatan konsumsi domestik. Berikut rinciannya:

  1. Pemerintah akan memberikan potongan harga untuk tiket kereta api, pesawat, dan kapal laut selama masa libur sekolah.
  2. Potongan harga untuk tarif tol akan diberlakukan pada Juni dan Juli 2025, dengan target mencakup sekitar 110 juta kendaraan.
  3. Diskon 50 persen untuk tarif listrik akan diberikan kepada rumah tangga berdaya di bawah 1.300 VA, yang jumlahnya mencapai 79,3 juta pelanggan.
  4. Program bantuan sembako dan bantuan pangan akan diperluas untuk menjangkau 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama Juni dan Juli.
  5. Subsidi akan diberikan kepada pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta serta guru honorer untuk mendukung daya beli kelompok rentan.
  6. Program ini akan diperpanjang untuk mendukung sektor padat karya, dengan tujuan menjaga kestabilan lapangan kerja.

Seluruh program tersebut sedang dalam tahap finalisasi dan ditargetkan akan diluncurkan pada 5 Juni 2025. Pemerintah juga mendorong pemerintah daerah untuk menciptakan lebih banyak kegiatan pariwisata dan hiburan lokal demi meningkatkan pergerakan ekonomi di wilayah masing-masing selama liburan sekolah.

Menutup rapat, Menko Airlangga menegaskan pentingnya kerja sama lintas kementerian dan lembaga agar seluruh stimulus dapat terlaksana tepat waktu dan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian nasional.

Baca Juga

Virus Nipah Mengintai, Pengawasan Pintu Negara Diperketat

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginstruksikan peningkatan kewaspadaan dan...

Pensiunan Wajib Tahu! Autentikasi TASPEN Kini Bisa Lewat Aplikasi Andal

Jakarta - Dalam upaya menjaga kualitas layanan serta memastikan...

Kemenag Latih 100 Fasilitator BRUS, Pembinaan Remaja Diperkuat

Jakarta - Kementerian Agama menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi...

MRT Bakal Tembus Banten, Jalur Kembangan Balaraja Disiapkan

Jakarta - PT MRT Jakarta bersama sejumlah pengembang menandatangani...

Jakarta Serius Lawan Perubahan Iklim, Pergub Efisiensi Energi dan Air Mulai Berlaku

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi menerbitkan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini