24.9 C
Jakarta
Jumat, Januari 23, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANJakarta Gandeng KemenPPPA Menuju Kota Ramah Perempuan dan Anak

Jakarta Gandeng KemenPPPA Menuju Kota Ramah Perempuan dan Anak

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (27/8).

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama antara Pemprov DKI dan Kementerian PPPA dalam upaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di ibu kota.

Pramono menyambut baik program tersebut dan langsung menugaskan Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta untuk menindaklanjuti hasil pembahasan.

“Kami menyambut baik tawaran dari Ibu Menteri. Tadi saya juga sudah menunjuk Kepala Dinas PPAPP untuk menindaklanjuti langkah kerja sama ini,” ujar Pramono.

Ia menambahkan, Jakarta diharapkan dapat menjadi contoh kota besar yang ramah terhadap perempuan dan anak.

Pemprov Jakarta Gandeng KemenPPPA Menuju Kota Ramah Perempuan dan Anak
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi memberi keterangan pers di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (27/8/2025). (katafoto/HO/Reza Pratama Putra)

Sementara itu, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi berharap kolaborasi dengan Pemprov DKI dapat berjalan konsisten guna menurunkan kasus kekerasan. Program yang didorong di antaranya adalah Ruang Bersama Indonesia yang merupakan pengembangan dari program kelurahan ramah anak dan perempuan, perluasan layanan call center 129, serta integrasi data perempuan dan anak berbasis desa dan kelurahan.

Menurut analisis KemenPPPA, terdapat lima faktor utama yang memicu kekerasan terhadap perempuan dan anak, yakni masalah ekonomi, pola asuh keluarga, penggunaan gawai, lingkungan, serta praktik pernikahan usia anak.

“Kami memiliki komitmen bersama untuk mencari solusi yang bisa dilakukan antara kementerian dan Pemprov DKI agar angka kekerasan dapat ditekan,” jelas Arifatul.

Ia juga menegaskan bahwa keluarga memegang peranan penting sebagai garda terdepan perlindungan perempuan dan anak.

“Masalah ini berawal dari keluarga, tapi keluarga juga menjadi solusi. Karena itu, kita harus memperkuat peran keluarga, menguatkan perempuan, sekaligus melindungi anak-anak,” tandasnya.

Baca Juga

Apem Beras, Jajanan Legendaris Jogja yang Sarat Makna dan Sejarah

Yogyakarta - Apem beras merupakan salah satu jajanan tradisional...

Pensiun Tak Lagi Menakutkan, Ini Cara DBS Siapkan Masa Tua dengan Percaya Diri

Jakarta - Fenomena penuaan penduduk kini menjadi tantangan serius...

Transparansi Polisi Diperkuat, Polres Sumenep Jalani Asistensi LHKPN

Sumenep - Komitmen untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas di...

Bukan Sekadar Hiasan, Ini Fungsi Tombol Rahasia Speedometer Honda Vario 125

Jakarta - Honda Vario 125 generasi terbaru tampil dengan...

Hujan Lebat Mengancam, Jakarta Kerahkan Operasi Modifikasi Cuaca

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menggelar Operasi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini