32.2 C
Jakarta
Rabu, Maret 11, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANHalte Senen Hadir dengan Wajah Baru Halte Transjakarta Jaga Jakarta

Halte Senen Hadir dengan Wajah Baru Halte Transjakarta Jaga Jakarta

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Halte Transjakarta “Jaga Jakarta” di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9). Halte ini sebelumnya dikenal sebagai Halte Senen Sentral dan kini hadir dengan wajah baru setelah seluruh proses perbaikan selesai.

Perubahan nama tersebut memiliki makna khusus. Menurut Pramono, nama “Jaga Jakarta” dipilih untuk mengingatkan masyarakat agar peristiwa perusakan fasilitas umum saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu tidak kembali terulang.

“Sebagai bentuk komitmen menjaga Jakarta bersama, kami memutuskan mengubah nama Halte Senen Sentral menjadi Jaga Jakarta. Harapannya, seluruh warga ikut terlibat menjaga fasilitas publik,” ujar Pramono.

Ia menegaskan, menjaga Jakarta tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Dalam kesempatan itu, Pramono juga menyampaikan terima kasih kepada warga atas kerja sama dan gotong royong dalam memulihkan kondisi ibu kota pasca-demonstrasi. Kini, seluruh layanan transportasi dan tarif Transjakarta telah kembali normal.

Dukungan Pemerintah Pusat

Proses perbaikan halte ini turut mendapat dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Kementerian PU akan menuntaskan perbaikan fasilitas penting seperti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan lift di Halte Senen serta Polda Metro Jaya, dengan target penyelesaian pada Desember mendatang.

Halte Senen Hadir dengan Wajah Baru Halte Transjakarta Jaga Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melihat  memorial sisa pembakaran fasilitas Halte Senen Sentral di sela peresmian Halte Transjakarta “Jaga Jakarta” di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025). (katafoto/HO/Reza Pratama Putra)

“PU mengerjakan JPO dan lift, sementara halte diperbaiki sepenuhnya oleh Pemprov DKI bersama Transjakarta,” jelas Pramono.

Selain renovasi, Halte Jaga Jakarta juga dilengkapi sebuah memorial yang menampilkan fasilitas rusak akibat unjuk rasa, seperti gate tapping, TV LED, dan kipas angin. Memorial ini dihadirkan sebagai pengingat bahwa halte adalah milik bersama dan harus dijaga.

“Memorial ini memang sengaja dibuat agar warga mengingat bahwa di tempat ini pernah terjadi kerusakan. Harapannya, hal seperti ini tidak terulang lagi di masa depan,” kata Pramono.

Layanan Kembali Normal

Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menuturkan seluruh halte kini beroperasi normal dan aktivitas masyarakat kembali pulih. Hal ini tercermin dari meningkatnya jumlah penumpang.

“Pada hari kerja terakhir pekan lalu, pelanggan Transjakarta sudah mencapai 1,3 juta orang per hari. Angka ini menunjukkan mobilitas warga dan perekonomian Jakarta sudah sepenuhnya pulih,” ujarnya.

Halte Jaga Jakarta kini dilengkapi dengan fasilitas publik seperti toilet, musala, serta area khusus bagi pelaku UMKM. Selain itu, tersedia layanan shuttle bus yang menghubungkan Halte Senen Toyota Rangga dengan Halte Jaga Jakarta, sehingga penumpang tidak perlu melakukan tap out.

Baca Juga

Tanpa Sound System, Menag Pastikan Takbiran Tetap Jalan Meski Bertepatan dengan Nyepi

Jakarta - Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan...

PLN Group Tunjukkan Taring di Malaysia, Proyek Kereta Listrik Rampung Lebih Awal

Jakarta - Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP)...

Indosat Gandeng Ericsson, Hadirkan Layanan Digital Lebih Cepat untuk 100 Juta Pelanggan

Jakarta - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ericsson (NASDAQ:...

Siap Mudik Lebaran? Volkswagen Tawarkan Inspeksi Gratis dan Bengkel Siaga

Jakarta - Mudik lebaran merupakan tradisi tahunan yang memiliki...

Siap Mudik Lewat Laut? 841 Kapal Disiagakan untuk Lebaran 2026

Jakarta - Kementerian Perhubungan menyiapkan sebanyak 841 kapal dengan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini