26.5 C
Jakarta
Kamis, Maret 5, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANRiset Mahasiswi Kedokteran UPH Ungkap Terobosan Obat Gagal Jantung

Riset Mahasiswi Kedokteran UPH Ungkap Terobosan Obat Gagal Jantung

Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, gagal jantung kini menjadi salah satu penyakit kardiovaskular dengan prevalensi yang terus meningkat, bahkan menjadi penyumbang utama angka kesakitan dan kematian secara global. Kondisi ini bukan hanya menurunkan kualitas hidup pasien, tetapi juga memicu komplikasi serius, terutama pada kelompok lansia yang rentan (frail). Salah satu inovasi yang banyak disorot adalah penggunaan obat golongan SGLT2 inhibitor, yang awalnya ditujukan bagi penderita diabetes melitus tipe 2.

Melihat urgensi tersebut, Jesselyne Aurelia Santoso, mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pelita Harapan (UPH), melakukan kajian komprehensif melalui systematic review dan meta-analysis. Risetnya sukses mengantarkan Jesselyne meraih Juara Pertama kategori Oral Presentation dalam ajang The 7th Jakarta Nephrology Meeting (JNM) 2025 yang berlangsung pada 8–10 Agustus 2025 di Indonesian Medical Education and Research Institute FKUI (IMERI FKUI) dan JW Marriott Hotel Jakarta.

JNM merupakan forum ilmiah tahunan yang diselenggarakan Divisi Nefrologi dan Hipertensi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI bersama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Tahun ini, pertemuan ilmiah tersebut mengangkat tema “Cardiovascular-Kidney-Metabolic Syndrome in Focus: From Pathophysiology to Personalized Care”, yang menyoroti keterkaitan kompleks antara jantung, ginjal, dan sistem metabolik, serta pentingnya pendekatan personal dalam terapi pasien.

Fokus pada Pasien Rentan

Riset Mahasiswi Kedokteran UPH Ungkap Terobosan Obat Gagal Jantung
Mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pelita Harapan (UPH), Jesselyne Aurelia Santoso meraih juara pertama kategori Oral Presentation dalam ajang The 7th Jakarta Nephrology Meeting (JNM) 2025 di Jakarta. (katafoto/HO/UPH)

Dalam presentasinya yang berjudul “Impact of SGLT2 Inhibitors on Cardiovascular Outcomes Across Frailty Levels in Heart Failure”, Jesselyne meneliti penggunaan SGLT2 inhibitor pada penderita gagal jantung dengan tingkat kerapuhan berbeda-beda. Menurutnya, penelitian yang mendalami penggunaan obat ini pada pasien dengan kondisi paling rapuh masih sangat terbatas.

“Melalui penelitian ini, saya ingin menjawab apakah SGLT2 inhibitor aman dan efektif untuk pasien gagal jantung dengan berbagai tingkat frailty,” ungkap Jesselyne.

Hasil riset menunjukkan, pasien dengan kerapuhan tertinggi—yang umumnya memiliki fungsi ginjal rendah—justru mendapatkan manfaat paling besar. Obat ini terbukti memperlambat penurunan fungsi ginjal secara signifikan, sehingga memberi perlindungan lebih baik terhadap risiko kerusakan ginjal.

“Kesimpulannya, SGLT2 inhibitor tidak hanya aman, tetapi juga memberikan manfaat bagi jantung, ginjal, dan metabolisme pada seluruh tingkat kerapuhan. Temuan ini diharapkan dapat meyakinkan dokter untuk lebih percaya diri meresepkannya bagi pasien yang membutuhkan,” jelasnya.

Lebih dari Sekadar Gelar

Bagi Jesselyne, penghargaan ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga bukti nyata bahwa riset dapat membawa dampak bagi masyarakat.

“Menjadi dokter bukan hanya tentang kemampuan medis, tapi juga empati dan kerelaan untuk terus belajar. Saya berharap pengalaman ini bisa menginspirasi teman-teman, khususnya mahasiswa preklinik UPH, bahwa kontribusi nyata bisa dimulai sejak dini,” katanya.

Baca Juga

Pesona Masjid Al-Fajri Tampil Bak Blue Mosque Istanbul Turki

Jakarta - Bangunan seluas sekitar 1.000 meter persegi di...

Gratis Naik Transjakarta Saat Lebaran 2026, Simak Jadwal dan Rute Ini

Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyatakan kesiapan untuk...

Ubah Strategi, Budaya Kini Jadi Pilar Ekonomi Masa Depan

Jakarta - Pemerintah terus menempatkan sektor kebudayaan sebagai salah...

Mudik Aman, Pelabuhan Baru di Lampung Disiapkan untuk Antisipasi Lonjakan

Lampung - Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho bersama sejumlah...

Indonesia Berkabung, Bendera Setengah Tiang 3 Hari untuk Wapres Try Sutrisno

Jakarta - Pemerintah menetapkan pengibaran Bendera Merah Putih setengah...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini