32 C
Jakarta
Selasa, Maret 10, 2026
BerandaKATA EKBISCSR dan ESGSIG Ungkap Rahasia Jaga Ozon Lewat Fasilitas Pemusnah BPO Pertama di Asia...

SIG Ungkap Rahasia Jaga Ozon Lewat Fasilitas Pemusnah BPO Pertama di Asia Tenggara

Jakarta – Hari Ozon Sedunia yang diperingati setiap 16 September menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali peran vital lapisan ozon dalam melindungi bumi dari paparan berbahaya radiasi ultraviolet, khususnya UV-B. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjaga kelestarian ozon dengan menghadirkan fasilitas pemusnah Bahan Perusak Ozon (BPO) pertama di Asia Tenggara yang berlokasi di Pabrik Narogong, Bogor, Jawa Barat. Selain itu, SIG juga mendorong penggunaan refrigerant dan alat pemadam api ringan (APAR) yang ramah ozon di seluruh wilayah operasionalnya.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa fasilitas pemusnah BPO tidak hanya mendukung upaya pelestarian ozon, tetapi juga menjadi bagian dari mitigasi perubahan iklim. Pasalnya, BPO yang tidak dikelola dengan benar berpotensi meningkatkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Melalui lini bisnis pengelolaan limbah berkelanjutan bernama Nathabumi, yang dioperasikan anak usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, SIG mengoptimalkan fasilitas pemusnah BPO yang telah berjalan sejak 2007. Hingga Agustus 2025, Nathabumi tercatat telah memusnahkan 103,86 ton BPO dari berbagai sektor, termasuk makanan dan minuman, farmasi, kimia, energi, manufaktur, hingga pertambangan. Jumlah tersebut setara dengan pencegahan emisi 221.666 ton CO equivalent.

SIG Ungkap Rahasia Jaga Ozon Lewat Fasilitas Pemusnah BPO Pertama di Asia Tenggara
Karyawan SIG membuka pembongkaran material Bahan Perusak Ozon (BPO) berupa refrigerant R22 di fasilitas ODS Nathabumi, Pabrik Narogong, Jawa Barat. (katafoto/HO/SIG)

Jenis BPO yang dimusnahkan mencakup halon (bahan pemadam kebakaran), CFC/HCFC/HFC dari pendingin seperti AC dan lemari es, serta SF6 yang lazim dipakai pada peralatan listrik tegangan tinggi. Proses pemusnahan dilakukan menggunakan teknologi ramah lingkungan, yakni pembakaran stabil dalam tanur semen dengan suhu mencapai 1.500 derajat celsius. Fasilitas ini juga sudah mengantongi izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Selain itu, SIG turut memperluas inisiatif ramah ozon melalui penerapan refrigerant non-CFC dan APAR non-halon di seluruh unit operasi. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk bahkan sudah sepenuhnya menggunakan perangkat yang ramah ozon di seluruh fasilitasnya.

Tak hanya itu, teknologi hydrogen injection juga diterapkan dalam proses produksi semen. Inovasi ini membuat pembakaran di kiln lebih sempurna, meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar, serta menekan potensi terbentuknya senyawa NO yang berbahaya bagi lapisan ozon.

“Menjaga kelestarian ozon adalah tanggung jawab bersama seluruh bangsa di dunia, termasuk Indonesia. Kehadiran fasilitas pemusnah BPO serta upaya efisiensi energi ini merupakan bentuk nyata kontribusi SIG dalam melindungi bumi dari radiasi sekaligus menekan dampak perubahan iklim,” ujar Vita Mahreyni.

Baca Juga

Gratis Naik Transjakarta Saat Lebaran 2026, Simak Jadwal dan Rute Ini

Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyatakan kesiapan untuk...

Polres Sumenep Lakukan Pemeriksaan Senjata Api, Disiplin Anggota Jadi Sorotan

Sumenep - Polres Sumenep melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi)...

Governance Reset BUMN Jadi Sorotan, Langkah Baru Dorong Hilirisasi dan Investasi

Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara...

Mengejutkan, Ternyata 206 Lapangan Padel di Jakarta Kena Sanksi Administratif

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjatuhkan sanksi...

Jakarta Perkuat Identitas Budaya, 10 Warisan Takbenda Baru Resmi Ditetapkan

Jakarta - DKI Jakarta kini tercatat memiliki 95 Warisan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini