26.9 C
Jakarta
Selasa, Maret 10, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHOperasi Dini Hari, Polisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Nagari Sulit Air

Operasi Dini Hari, Polisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Nagari Sulit Air

Solok – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok Kota menindak tegas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Limau Puruik, Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, pada Minggu dini hari (2/11). Petugas menyita sekaligus memusnahkan peralatan yang digunakan untuk kegiatan tambang ilegal.

Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, melalui Kasat Reskrim IPTU Oon Kurnia Illahi, menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan 16 personel gabungan dari Satreskrim dan Polsek X Koto Diatas. Tim bergerak berdasarkan laporan masyarakat yang menginformasikan adanya aktivitas PETI di kawasan tersebut.

Untuk mencapai titik lokasi, polisi harus menempuh perjalanan sekitar empat kilometer dengan berjalan kaki melewati medan berat dan perbukitan. Namun, setibanya di lokasi, tidak ditemukan aktivitas tambang maupun pekerja karena para pelaku diduga telah melarikan diri terlebih dahulu.

Meski begitu, petugas menemukan sejumlah barang bukti sisa kegiatan tambang seperti tenda, alat masak, pakaian, jeriken bekas bahan bakar, serta peralatan pengolahan emas. Seluruh barang tersebut langsung disita dan dimusnahkan di tempat sebagai bagian dari penegakan hukum.

Operasi Dini Hari, Polisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Nagari Sulit Air
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok Kota menyita sekaligus memusnahkan peralatan yang digunakan untuk kegiatan tambang ilegal di kawasan Limau Puruik, Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, pada Minggu dini hari (2/11/2025). (katafoto/HO/Polda Sumbar)

Kapolsek X Koto Diatas IPTU Muhammad Iqbal yang memimpin langsung operasi bersama Wakapolsek IPDA Suryadi MS, Kanit Tipidkor IPDA Yose Rizal, dan Kanit Tipidter IPDA Ropi Arpindo, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas tambang emas ilegal.

“Kami menindaklanjuti laporan warga dengan turun langsung ke lokasi. Meski para pelaku kabur memanfaatkan medan yang sulit, seluruh peralatannya berhasil kami sita dan musnahkan. Ini bentuk keseriusan kami dalam menegakkan hukum,” ujar IPTU Iqbal.

Sebagai langkah pencegahan, tim juga memasang spanduk berisi larangan keras terhadap aktivitas PETI di kawasan tersebut untuk memberikan efek jera kepada masyarakat.

IPTU Iqbal menambahkan, Polres Solok Kota akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan operasi rutin di wilayah rawan tambang ilegal sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

“Kami mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan laporan. Polres Solok Kota akan terus terbuka terhadap informasi dan kerja sama dalam menjaga lingkungan serta menegakkan hukum,” tambahnya.

Baca Juga

Siap Mudik Lebaran? Volkswagen Tawarkan Inspeksi Gratis dan Bengkel Siaga

Jakarta - Mudik lebaran merupakan tradisi tahunan yang memiliki...

Renovasi Rumah Jelang Lebaran? Tren Lantai 2026 Ini Bikin Hunian Makin Hangat

Lantai berperan penting dalam membangun kesan bersih, luas, dan...

Pemerintah Siapkan Hunian MBR di Cikarang, Program 3 Juta Rumah Mulai Bergerak

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman...

Siap Mudik Lewat Laut? 841 Kapal Disiagakan untuk Lebaran 2026

Jakarta - Kementerian Perhubungan menyiapkan sebanyak 841 kapal dengan...

Jelang Lebaran 2026, THR Bonus Ojol Digelontorkan Ratusan Triliun

Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 H, Pemerintah menegaskan komitmennya...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini