31.2 C
Jakarta
Minggu, September 20, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHOperasi Dini Hari, Polisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Nagari Sulit Air

Operasi Dini Hari, Polisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Nagari Sulit Air

Solok – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok Kota menindak tegas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Limau Puruik, Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, pada Minggu dini hari (2/11). Petugas menyita sekaligus memusnahkan peralatan yang digunakan untuk kegiatan tambang ilegal.

Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, melalui Kasat Reskrim IPTU Oon Kurnia Illahi, menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan 16 personel gabungan dari Satreskrim dan Polsek X Koto Diatas. Tim bergerak berdasarkan laporan masyarakat yang menginformasikan adanya aktivitas PETI di kawasan tersebut.

Untuk mencapai titik lokasi, polisi harus menempuh perjalanan sekitar empat kilometer dengan berjalan kaki melewati medan berat dan perbukitan. Namun, setibanya di lokasi, tidak ditemukan aktivitas tambang maupun pekerja karena para pelaku diduga telah melarikan diri terlebih dahulu.

Meski begitu, petugas menemukan sejumlah barang bukti sisa kegiatan tambang seperti tenda, alat masak, pakaian, jeriken bekas bahan bakar, serta peralatan pengolahan emas. Seluruh barang tersebut langsung disita dan dimusnahkan di tempat sebagai bagian dari penegakan hukum.

Operasi Dini Hari, Polisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Nagari Sulit Air
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok Kota menyita sekaligus memusnahkan peralatan yang digunakan untuk kegiatan tambang ilegal di kawasan Limau Puruik, Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, pada Minggu dini hari (2/11/2025). (katafoto/HO/Polda Sumbar)

Kapolsek X Koto Diatas IPTU Muhammad Iqbal yang memimpin langsung operasi bersama Wakapolsek IPDA Suryadi MS, Kanit Tipidkor IPDA Yose Rizal, dan Kanit Tipidter IPDA Ropi Arpindo, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas tambang emas ilegal.

“Kami menindaklanjuti laporan warga dengan turun langsung ke lokasi. Meski para pelaku kabur memanfaatkan medan yang sulit, seluruh peralatannya berhasil kami sita dan musnahkan. Ini bentuk keseriusan kami dalam menegakkan hukum,” ujar IPTU Iqbal.

Sebagai langkah pencegahan, tim juga memasang spanduk berisi larangan keras terhadap aktivitas PETI di kawasan tersebut untuk memberikan efek jera kepada masyarakat.

IPTU Iqbal menambahkan, Polres Solok Kota akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan operasi rutin di wilayah rawan tambang ilegal sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

“Kami mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan laporan. Polres Solok Kota akan terus terbuka terhadap informasi dan kerja sama dalam menjaga lingkungan serta menegakkan hukum,” tambahnya.

Baca Juga

ETLE HUB Kemenhub Deteksi 72 Ribu Kendaraan, Ini Jenis Pelanggaran Terbanyak

katafoto, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 72.236 deteksi...

Malam Final Abang-None Jakarta 2026, Herve Pierre dan Citra Sabet Gelar Juara

katafoto, Jakarta - Herve Pierre Sidarta (Piere) asal Jakarta...

Grab Berangkatkan 105 Mitra Pengemudi Umrah Gratis, Ada Kisah Inspiratif di Baliknya

katafoto, Tangerang - Sebanyak 105 Mitra Pengemudi Grab mendapat...

AI Bikin Kebutuhan Listrik Meledak, YTL Power Bakal Ekspansi ke Indonesia

katafoto, Jakarta - YTL Power International, perusahaan energi asal...

Suasana 100 Tahun Gontor Bergemuruh, Prabowo Teriak ‘Free Palestine’

katafoto, Ponorogo - Suasana Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini