26.7 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHSMK Go Global Dimulai, Jabar Jadi Provinsi Percontohan Standar Internasional

SMK Go Global Dimulai, Jabar Jadi Provinsi Percontohan Standar Internasional

Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan bahwa provinsinya siap menjadi laboratorium nasional dalam pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berstandar internasional. Ia menyebut, Jawa Barat memiliki modal besar untuk melahirkan lulusan vokasi yang mampu bersaing di pasar global.

Dengan total 2.098 SMK dan lebih dari 1,02 juta siswa, Jawa Barat juga menjadi salah satu daerah dengan jumlah pekerja migran terbesar kedua di Indonesia.

“Jawa Barat siap menjadi laboratorium nasional untuk pengembangan SMK berkelas dunia, bukan hanya unggul secara regional, tetapi juga mampu menghasilkan talenta global,” ujar Erwan saat mendampingi kunjungan kerja Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimim Iskandar di SMKN 1 Kota Bandung, Senin (1/12).

Program SMK Go Global yang digagas Kemenko Pemberdayaan Masyarakat menetapkan Jawa Barat sebagai provinsi percontohan dalam implementasi pendidikan vokasi dengan standar internasional. Program ini dirancang untuk memperluas jaringan global dan menyiapkan lulusan SMK masuk ke pasar tenaga kerja dunia.

“Program ini bukan hanya menghadirkan peluang kerja, tetapi juga memberikan pengalaman global bagi anak-anak kita,” kata Erwan.

Sebagai langkah percepatan, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat mengumpulkan 507 kepala SMK dari seluruh Jawa Barat di Aula SMKN 1 Bandung. Pertemuan tersebut membahas strategi untuk memperkuat kompetensi lulusan agar selaras dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya reformasi pendidikan vokasi secara komprehensif.

“Pasar kerja global membutuhkan standar baru. Karena itu, kurikulum, kompetensi, hingga kesiapan siswa untuk bekerja di luar negeri harus dibangun secara menyeluruh,” ujar Muhaimin.

Pemerintah menargetkan penempatan 500 lulusan SMK di luar negeri tahun ini dan satu juta lulusan pada 2026. Pada pekan kedua Desember, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat akan melepas kelompok pertama peserta program SMK Go Global.

“Kita harus terus memperkuat keterampilan dan kemampuan bahasa agar para lulusan mampu mengisi peluang kerja yang terbuka di luar negeri,” tambah Muhaimin.

Baca Juga

Mau Jadi Pramudi Mikrotrans Jakarta? Gaji dan Pelatihan Menanti

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Baznas Bazis...

Strategi Kementan Berhasil, Ekspor Unggas Indonesia Tembus Rp18,2 Miliar

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) melaporkan peningkatan signifikan kinerja...

Mendagri Meminta Pajak EV Diusulkan Gratis untuk Semua Daerah

Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah...

KPK Serahkan Aset Rp3,5 Miliar ke Lemhannas, Begini Pemanfaatannya

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengintensifkan strategi...

Tak Disangka 22 Ribu Warga Blitar Alami Obesitas, Perempuan Mendominasi

Blitar - Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mencatat sekitar 22.000...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini