Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh. Bantuan dikirimkan melalui jalur udara dan didistribusikan langsung hingga ke rumah-rumah warga.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan langsung kepada warga terdampak banjir di Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah ini merupakan bagian dari respons cepat pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam kondisi darurat.
“Penyaluran bantuan dilakukan langsung ke permukiman warga agar benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Selasa (16/12).
Bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, family kit, serta kebutuhan khusus bayi seperti susu dan popok. Selain itu, Kemensos juga mengirimkan kasur lipat dan selimut untuk membantu warga bertahan selama masa pengungsian dan pemulihan.
Gus Ipul menjelaskan, proses distribusi bantuan dilakukan melalui kerja sama lintas sektor. Kemensos bersinergi dengan BNPB, Taruna Siaga Bencana (Tagana), TNI, Polri, serta pilar-pilar sosial di Kabupaten Aceh Tamiang yang turun langsung ke lapangan.
“Kolaborasi ini membuat penyaluran bantuan berjalan tertib dan lancar. Kehadiran petugas di tengah masyarakat tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepastian bahwa negara hadir,” katanya.
Selain Aceh Tamiang, Kemensos juga mengirimkan bantuan logistik melalui jalur udara ke Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Dari Gudang Pusat Kemensos di Bekasi, bantuan untuk Aceh Tengah mencakup 1.285 paket lauk pauk siap saji, 400 paket family kit, 1.500 selimut, 3.400 paket makanan siap saji, serta 1.500 kilogram beras.
Tak hanya itu, disalurkan pula 150 paket pakaian training dewasa, 50 paket perlengkapan kebersihan, serta dua unit Starlink untuk mendukung komunikasi dan akses informasi di wilayah terdampak.
Sementara bantuan untuk Kabupaten Bener Meriah terdiri dari 1.285 paket lauk pauk siap saji, 400 paket family kit, 1.500 selimut, 3.400 paket makanan siap saji, dan 1.500 kilogram beras. Kemensos juga mengirimkan 150 paket pakaian training dewasa, 50 paket perlengkapan kebersihan, serta dua unit Starlink.
Gus Ipul menegaskan, Kemensos akan terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara berkelanjutan hingga kondisi kembali pulih.

