25.6 C
Jakarta
Selasa, Mei 26, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALPanen Perdana Padi Gogo di IKN Bikin Kagum, Hasilnya Tak Disangka

Panen Perdana Padi Gogo di IKN Bikin Kagum, Hasilnya Tak Disangka

IKN – Panen bersama Padi Gogo yang digelar di Demplot Pertanian Konservasi Kelompok Tani Mekar Jaya, Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Kamis (09/04) menjadi penanda awal pengembangan pertanian inovatif di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajaran, Dharma Wanita Persatuan Otorita IKN, Sekretariat Kerja Bersama Bank Indonesia (BI) IKN dan Provinsi Kalimantan Timur, Wakil Bupati Kutai Kartanegara, perwakilan pemerintah daerah, Camat Muara Jawa, unsur TNI–Polri setempat, Asosiasi Petani Ibu Kota (APIK), penyuluh pertanian lapangan, hingga mitra seperti PT Pupuk Kalimantan Timur dan Pertamina Hulu Mahakam.

Kelompok tani berhasil mengembangkan Padi Gogo di lahan seluas 20 hektare sebagai tahap awal uji coba inovasi pertanian. Berdasarkan laporan, hasil panen menunjukkan sejumlah keunggulan, terutama dari sisi rasa yang dinilai lebih pulen, enak, dan gurih dibanding varietas beras lainnya.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memberikan apresiasi atas upaya dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan para petani bersama berbagai pihak dalam pengembangan tersebut.

“Hasil ini sudah bagus, luar biasa, Bapak-ibu walaupun ini keliatannya kurang lebih dari 15 hektare, tetapi apabila tersebar dimana-mana ke depannya itu akan sangat luas. Apalagi dengan jumlah 20 orang petani, ini akan lebih mudah dan gampang untuk dimanage. Kita akan lebih kompak. Saya akan dukung ini dan kita akan pelihara sebagai kawasan pertanian bagi Ibu Kota Nusantara mendatang,” ujar Basuki.

Panen Perdana Padi Gogo di IKN Bikin Kagum, Hasilnya Tak Disangka
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin dan Perwakilan Dharma Wanita Persatuan Otorita IKN saat panen Padi Gogo di Demplot Pertanian Konservasi Kelompok Tani Mekar Jaya, Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (09/04/2026) (katafoto/HO/Humas Otorita IKN)

Selain itu, varietas Padi Gogo IPB 9G juga mendapat perhatian karena mampu menghasilkan gabah kering panen (GKP) sebesar 4,224 ton per hektare. Dalam uji coba, varietas ini ditanam di lahan 5 hektare, sementara varietas lokal dikembangkan di area seluas 15 hektare.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menyampaikan bahwa hasil panen ini menjadi bagian penting dari evaluasi pengembangan demplot pertanian di Muara Jawa ke depan.

“Kita baru saja menyelesaikan panen tanaman terakhir dari hasil uji coba yang kita lakukan bersama-sama di Demplot Kelurahan Muara Jawa Ulu. Tadi juga dari Bapak PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) sudah melaporkan kepada kami mengenai hasil panen. Dan, alhamdulillah sudah memenuhi harapan kita sebelumnya,” ujarnya.

Myrna menambahkan, inovasi Padi Gogo ini merupakan hasil pengembangan yang telah diuji selama kurang lebih empat bulan melalui kolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Produksi Padi Gogo diharapkan menjadi alternatif untuk meningkatkan swasembada pangan, khususnya dalam memperkuat produksi beras serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga

Targetkan Zero Waste, Bekasi Dorong Program Satu RW Satu Bank Sampah

Bekasi - Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bekasi  kembali menggencarkan...

Pemerintah Tak Mau Ada Kecurangan di SPKLU, Alat Ukur Mulai Diuji

Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi meluncurkan layanan...

Berawal dari Hobi, Ketapel Buatan Anak Tangerang Tembus Pasar Amerika dan Eropa

Tangerang - Seorang anak muda asal Kota Tangerang, Ahmad...

Fenomena Rashdul Kiblat Kembali Terjadi, Begini Cara Menentukan Arah Kiblat

Jakarta - Fenomena astronomi Rashdul Kiblat atau yang dikenal...

WNA Tiongkok Keciduk Bawa Emas 17,55 kg di Bandara Soekarno-Hatta

Tangerang - Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Aviation Security (Avsec)...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini