30 C
Jakarta
Minggu, Juli 12, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANKeren, Puluhan Ton Sampah di Menteng Atas Jadi Bahan Bakar Alternatif

Keren, Puluhan Ton Sampah di Menteng Atas Jadi Bahan Bakar Alternatif

Jakarta – Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, mampu mengolah sekitar 32 ton sampah setiap hari menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif. Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menekan volume sampah residu yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Kepala Seksi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Kamil Salim, mengatakan proses pengolahan sampah berlangsung selama 7 jam 19 menit setiap hari. Dari total sampah yang diolah, sekitar 20 hingga 30 persen dapat diubah menjadi RDF.

“Setiap hari sekitar 32 ton sampah dapat diolah dalam waktu efektif selama 7 jam 19 menit. Sebanyak 20 hingga 30 persen di antaranya dapat menjadi RDF, bergantung pada kondisi dan tingkat keterpilahan sampah,” ujar Kamil, Sabtu (11/7).

Menurut Kamil, jumlah RDF yang dihasilkan sangat bergantung pada komposisi dan kualitas sampah yang masuk ke fasilitas tersebut. Karena itu, pemilahan sampah sejak dari sumber menjadi langkah penting agar proses pengolahan berjalan lebih optimal dan menghasilkan RDF dengan kualitas yang lebih baik.

Ia menjelaskan, pengolahan sampah di tingkat kawasan merupakan strategi untuk mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir. Melalui pengolahan ini, sampah tidak hanya dibuang, tetapi juga dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi alternatif sehingga dapat mengurangi beban TPST Bantargebang.

“Pengolahan di TPS 3R perlu didukung kebiasaan masyarakat mengurangi penggunaan barang sekali pakai serta memilah sampah organik, anorganik, dan residu. Upaya ini membuat pengolahan lebih efisien, meningkatkan kualitas RDF, dan mengurangi beban Bantargebang,” terangnya.

Dalam operasionalnya, TPS 3R Menteng Atas didukung oleh 10 personel yang menangani seluruh tahapan pengelolaan sampah, mulai dari penerimaan, pemilahan, hingga proses pengolahan.

Fasilitas ini memanfaatkan mesin La MACCA yang dikembangkan oleh PT Mario Mikron Metalindo. Selama masa uji coba, pengoperasian mesin didukung oleh PT Mitra Kurnia Indah (MKI) sebagai penyedia layanan pengelolaan sampah.

“Ada juga pendampingan teknisi PT Mario Mikron Metalindo untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, optimal, dan sesuai prosedur teknis,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Mario Mikron Metalindo, Jusman Sikki, mengatakan teknologi La MACCA merupakan inovasi karya anak bangsa yang dirancang untuk mengolah sampah organik maupun anorganik menjadi bahan bakar alternatif secara lebih efektif.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah yang lebih modern, mengurangi timbunan sampah di tempat pemrosesan akhir, sekaligus meningkatkan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi yang bernilai ekonomi.

Baca Juga

Organisasi Pekerja Desak Satgas PHK Bergerak Cepat Bukan Sekadar Memantau

Jakarta - Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) meminta pemerintah...

OJK Beri Peringatan Keras, Pelaku Jasa Keuangan yang Rugikan Konsumen Bakal Ditindak

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan akan mengambil...

DPR: Kenaikan Biaya Haji 2027 Belum Final, Jemaah Diminta Tenang

Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal...

Harga Ayam dan Telur Tertekan, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Mulai 15 Juli

Jakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah...

Rahasia Kulit Cerah dan Bebas Jerawat? Jahe Punya Segudang Manfaat

Jahe selama ini dikenal sebagai rempah yang kaya manfaat...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini