30.5 C
Jakarta
Senin, Maret 9, 2026
BerandaKATA EKBISCSR dan ESGEmpat Pilar Sosial Astra Dorong Desa Tumbuh Mandiri dan Berdaya Saing

Empat Pilar Sosial Astra Dorong Desa Tumbuh Mandiri dan Berdaya Saing

Jakarta – Sepanjang 2025, Astra mengarahkan program kontribusi sosialnya pada penguatan masyarakat desa melalui empat pilar utama, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Fokus tersebut dirancang untuk memberikan manfaat langsung sekaligus menciptakan dampak berkelanjutan bagi desa-desa di berbagai wilayah Indonesia.

Keempat pilar tersebut dijalankan secara terpadu melalui sejumlah program berbasis komunitas, antara lain Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards serta program pengembangan kawasan desa melalui Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Astra.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro menyampaikan bahwa pendekatan pendampingan yang berkesinambungan dan kolaboratif menjadi kunci dalam membangun ketahanan komunitas desa. Menurutnya, program yang dijalankan Astra tidak hanya bertujuan menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membekali masyarakat agar siap menghadapi tantangan di masa depan.

“Ketika komunitas desa memiliki kapasitas, ruang berinovasi, serta peluang untuk tumbuh secara mandiri, maka dampak sosial yang dihasilkan akan lebih berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia, baik hari ini maupun ke depan,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis.

Hingga akhir 2025, Astra telah memberikan apresiasi SATU Indonesia Awards kepada 79 penerima tingkat nasional dan 713 penerima tingkat provinsi. Penghargaan ini menjadi bentuk dukungan Astra terhadap generasi muda yang berperan aktif sebagai penggerak perubahan di komunitasnya masing-masing.

Empat Pilar Sosial Astra Dorong Desa Tumbuh Mandiri dan Berdaya Saing
Tokoh Penggerak Kampung Berseri Astra Rammang-Rammang, Zainal Abidin (tengah) berbincang bersama masyarakat dalam upaya menjaga kawasan karst Rammang-Rammang. (katafoto/HO/Astra)

Sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat, para penerima SATU Indonesia Awards juga dilibatkan secara langsung dalam program Kampung dan Desa binaan Astra, sehingga inovasi dan dampak sosial yang mereka hasilkan dapat berkembang lebih luas.

Program Desa Sejahtera Astra yang diluncurkan pada 2018 melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, komunitas, hingga pelaku usaha dan kelompok usaha desa. Pengembangan desa binaan difokuskan pada tiga klaster utama, yakni pertanian dan produk olahan, kelautan dan perikanan, serta wisata, kriya, dan budaya.

Melalui integrasi penguatan kapasitas komunitas dan dukungan terhadap penggerak perubahan, hingga akhir 2025 Astra melalui Desa Sejahtera Astra telah menjangkau lebih dari 210 ribu penerima manfaat, mendampingi lebih dari 1.500 kampung dan desa di sejumlah provinsi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan aktivitas ekspor dengan nilai mencapai Rp411 miliar.

Pada pilar kesehatan, Astra menjalankan berbagai inisiatif yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup ibu, anak, remaja, dan masyarakat sekitar. Di Desa Sejahtera Astra Rammang-Rammang, Sulawesi Selatan, misalnya, pengembangan desa wisata dibarengi dengan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, perbaikan sanitasi, serta pengelolaan kebersihan kawasan wisata demi menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.

Di bidang pendidikan, Astra berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan ruang belajar komunitas dan peningkatan literasi. Di Desa Sejahtera Astra Bumiaji, Kota Batu, ruang belajar komunitas berfungsi sebagai pusat literasi dan penguatan kapasitas masyarakat dengan pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan literasi digital juga diperkuat, seperti di Desa Sejahtera Astra Bugisang, Klaten, Jawa Tengah, yang mampu meningkatkan pendapatan desa hingga Rp50–60 juta per tahun melalui pengembangan wisata edukasi dan perluasan pasar digital.

Pada pilar lingkungan, Astra mendorong pemulihan ekosistem dan penerapan praktik berkelanjutan berbasis masyarakat. Salah satu contohnya adalah pengembangan Ekowisata Nyarai di Padang Pariaman, Sumatra Barat, yang mengubah mata pencaharian warga dari pembalakan liar menjadi pemandu ekowisata. Sekitar 80 persen pelaku pembalakan beralih profesi, sehingga pelestarian hutan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, melalui pilar kewirausahaan, Astra mendorong penguatan ekonomi lokal dengan mengembangkan potensi unggulan desa dan memperluas akses pasar. Di Desa Sejahtera Astra Semedo, Banyumas, pengembangan gula semut berbasis komunitas berhasil meningkatkan nilai jual produk hingga menembus pasar ekspor. Jumlah petani binaan pun berkembang signifikan, dari puluhan menjadi ribuan orang.

Capaian serupa juga terlihat di sejumlah desa lainnya. Desa Sejahtera Astra Purworejo berhasil mengekspor produk Coffee Wood dan Coconut Rope Dog Chew ke Eropa dan Amerika Serikat dengan nilai puluhan miliar rupiah. Di Pandeglang, Banten, ekspor perdana ikan mas sinyonya ke Vietnam turut memperkuat ekonomi desa, sementara Desa Sejahtera Astra Bajawa, Nusa Tenggara Timur, mencatat ekspor kopi ke Thailand yang melibatkan ratusan petani lokal.

Baca Juga

Konflik Global Memanas, Pemprov DKI Antisipasi Lonjakan Harga

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti potensi...

Indosat Gandeng Ericsson, Hadirkan Layanan Digital Lebih Cepat untuk 100 Juta Pelanggan

Jakarta - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ericsson (NASDAQ:...

Jakarta Perkuat Identitas Budaya, 10 Warisan Takbenda Baru Resmi Ditetapkan

Jakarta - DKI Jakarta kini tercatat memiliki 95 Warisan...

Jelang Lebaran 2026, THR Bonus Ojol Digelontorkan Ratusan Triliun

Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 H, Pemerintah menegaskan komitmennya...

Punya THR? Begini Cara Cerdas Mengubahnya Jadi Investasi Emas

Jakarta - Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini