26.1 C
Jakarta
Kamis, Januari 8, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPWISATALibur Nataru, Kunjungan ke Taman Ismail Marzuki Meroket hingga 67 Ribu Orang

Libur Nataru, Kunjungan ke Taman Ismail Marzuki Meroket hingga 67 Ribu Orang

Jakarta – Taman Ismail Marzuki (TIM) kian mengukuhkan perannya sebagai destinasi alternatif wisata berbasis rekreasi, budaya, dan pendidikan di Jakarta. Kawasan seni dan budaya yang dikelola PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro ini mencatat lonjakan kunjungan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta libur sekolah.

Tingginya antusiasme masyarakat mencerminkan meningkatnya minat terhadap wisata edukatif dan ruang publik yang menawarkan pengalaman bermakna. Dalam periode 22 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, jumlah kunjungan ke kawasan TIM tercatat mencapai 67.198 pengunjung.

Salah satu daya tarik utama adalah Teater Bintang Planetarium Jakarta yang berhasil menyedot lebih dari 5.500 pengunjung. Tiket pertunjukan planetarium tercatat habis terjual secara konsisten, baik melalui pemesanan daring maupun pembelian langsung di lokasi.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin, menilai capaian tersebut menunjukkan tingginya aktivitas publik di TIM yang kini berkembang tidak hanya sebagai pusat seni pertunjukan, tetapi juga sebagai ruang interaksi budaya, edukasi, dan rekreasi bagi warga Jakarta.

Menurutnya, lonjakan kunjungan selama masa liburan menjadi sinyal kuat perubahan preferensi wisata masyarakat perkotaan. Ruang-ruang edukasi berbasis sains, seni, dan budaya dinilai masih menjadi magnet utama, baik bagi warga Jakarta maupun wisatawan domestik dari wilayah sekitar.

“Pencapaian ini semakin menegaskan posisi Taman Ismail Marzuki sebagai ruang publik strategis dalam mendukung transformasi Jakarta menuju kota global yang bertumpu pada budaya dan pengetahuan,” ujar Iwan dikutip dari laman berita jakarta, Rabu (7/1).

Iwan juga menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap Planetarium Jakarta yang mencerminkan berkembangnya wisata berbasis sains dan teknologi, khususnya di kalangan keluarga dan pelajar. Kelompok ini kini semakin mengutamakan pengalaman belajar yang interaktif dan bernilai edukatif.

Ia menegaskan, jumlah kunjungan lebih dari 5.500 orang ke Planetarium Jakarta bukan sekadar angka statistik, melainkan indikator kuat bahwa wisata edukasi memiliki daya tarik besar dalam mendorong kualitas pariwisata Jakarta.

“Tren positif ini menunjukkan bahwa wisata edukasi sains semakin diminati. Planetarium TIM berperan penting sebagai jembatan literasi sains yang mudah diakses oleh masyarakat luas,” jelasnya.

Selain Planetarium Jakarta, kawasan TIM selama musim liburan juga diramaikan beragam aktivitas, mulai dari konser musik, kegiatan komunitas, konferensi, pameran, hingga berbagai program seni dan budaya lintas disiplin.

“Berbagai kegiatan tersebut turut menghidupkan TIM sebagai ruang publik yang dinamis dan inklusif,” imbuh Iwan.

Penguatan ekosistem TIM juga ditandai dengan hadirnya Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, yang resmi dibuka sebagai akomodasi berkonsep seni dan budaya. Dalam proyek ini, Jakpro berkolaborasi dengan Artotel Group menghadirkan hotel bertema Cultural Symphony, Artistic Hospitality yang dirancang oleh arsitek ternama Indonesia, Andra Matin.

Dengan kapasitas 139 kamar beserta fasilitas penunjang, Paviliun Raden Saleh diharapkan menjadi pilihan strategis bagi seniman, budayawan, pekerja kreatif, serta pemangku kepentingan dalam mendukung aktivitas seni dan budaya di kawasan TIM.

Iwan menilai kolaborasi lintas sektor tersebut semakin memperkuat posisi Taman Ismail Marzuki sebagai pusat seni dan budaya yang berkiprah di tingkat nasional hingga internasional.

“Kami mendorong TIM tidak hanya sebagai pusat pertunjukan, tetapi sebagai ekosistem kreatif yang hidup dan berkelanjutan. Integrasi Planetarium Jakarta, ruang seni budaya, serta fasilitas pendukung seperti Paviliun Raden Saleh merupakan bagian dari komitmen Jakpro dalam menghadirkan ruang publik yang relevan dengan kebutuhan kota modern,” pungkasnya.

Baca Juga

Libur Nataru Ratusan Barang Tertinggal di Kereta Cepat Whoosh, Ini yang Paling Banyak

Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat...

Kampung Nelayan Merah Putih Toli-Toli Rampung, Siap Dongkrak Ekonomi Pesisir

Sulawesi - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di...

Harbolnas 2025 Pecahkan Rekor! Transaksi Tembus Rp36,4 Triliun

Jakarta - Program belanja daring Hari Belanja Online Nasional...

Kualitas Hidup Warga Meningkat, IPM Kota Tangerang Capai 82,41

Tangerang - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang menunjukkan...

PAM JAYA Dikebut, Pramono Optimistis Jakarta Bebas Krisis Air

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan target...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini