30.2 C
Jakarta
Kamis, Agustus 20, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHLahan di Delapan Kecamatan di Siak Terbakar, Suhu Panas Jadi Pemicu

Lahan di Delapan Kecamatan di Siak Terbakar, Suhu Panas Jadi Pemicu

Siak – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, melaporkan bahwa sepanjang 1 Januari hingga 18 Februari 2026, total lahan yang terbakar di wilayah Kabupaten Siak mencapai sekitar 63,53 hektare.

Menurutnya, kenaikan suhu udara yang disertai berkurangnya intensitas hujan pada awal 2026 menjadi pemicu utama meningkatnya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kecamatan.

“Lahan yang terbakar itu ada di Kecamatan Koto Gasib, Pusako, Kandis, Sungai Apit, Tualang, Siak, Mempura, dan Kecamatan Dayun. Jumlah ini 65 persen dari jumlah kecamatan di Kabupaten Siak,” ujar Novendra, Rabu (18/2).

Ia menjelaskan, enam kecamatan lainnya belum terdampak kebakaran. Namun, Kecamatan Minas disebut konsisten terpantau memiliki titik panas. Sementara Kecamatan Kerinci Kanan, Lubuk Dalam, Bungaraya, Sabak Auh, dan Sungai Mandau dilaporkan tidak ditemukan hotspot.

Sebagai upaya pencegahan, Novendra telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: 300.2/BPBD-PK/X tentang Antisipasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan tertanggal Rabu (11/2/2026). Selain itu, status Siaga Darurat Karhutla juga telah diberlakukan di Kabupaten Siak.

Ia menegaskan bahwa penetapan status tersebut harus direspons dengan kolaborasi seluruh pihak untuk mencegah meluasnya kebakaran di masing-masing wilayah.

BPBD mengingatkan pentingnya menjaga kelembapan lahan gambut, memeriksa sekat kanal dan embung, meningkatkan patroli rutin, melengkapi sarana prasarana penanggulangan, serta memantau informasi hotspot atau firespot secara berkala.

“Kami minta pemerintah kecamatan terus meningkatkan koordinasi kepada pihak TNI, Polri, pihak perusahaan BUMD/swasta, pemerintah kelurahan/kampung, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan pemangku kepentingan terkait lainnya dalam kegiatan pencegahan dan penanggulangan karhutla,” katanya.

Novendra juga berharap perusahaan BUMD maupun swasta yang beroperasi di Kabupaten Siak turut aktif melakukan pencegahan dan penanganan karhutla di area kerja masing-masing dalam radius lima kilometer persegi.

Selain itu, camat, lurah, dan penghulu diminta mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga yang beraktivitas di kebun dan lahan juga diimbau tidak melakukan tindakan berisiko, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau menyalakan api di area rawan kebakaran.

Baca Juga

KAI Commuter Bikin Tarif Spesial HUT RI, Naik Kereta Cuma Rp8

Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menghadirkan...

Imigrasi Tolak 9.394 Permohonan Paspor, Ada Indikasi Disalahgunakan untuk Kejahatan

Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi menolak 9.394 permohonan paspor...

Terkumpul Rp3,8 Miliar, ASN DKI Kompak Bantu Korban Gempa NTT

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, bantuan...

Libur HUT RI Bikin Whoosh Penuh, 45 Ribu Penumpang Tembus dalam Dua Hari

Jakarta - Jumlah penumpang kereta cepat Whoosh mencapai 45.889...

Gempa Guncang NTT, Mentan Amran Salurkan 5.386 Ton Beras untuk Warga Terdampak

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini