24 C
Jakarta
Jumat, Januari 23, 2026
BerandaTREN OTOMOBILIntip Sirkuit All-Terrain BYD, Mobil Listrik Diuji Ditanjakan hingga Pasir

Intip Sirkuit All-Terrain BYD, Mobil Listrik Diuji Ditanjakan hingga Pasir

Build Your Dreams (BYD), menghadirkan pengalaman berkendara yang menantang sekaligus edukatif melalui Sirkuit All-Terrain BYD Zhengzhou di Tiongkok. Fasilitas yang resmi dibuka pada Agustus 2025 ini memungkinkan publik merasakan langsung kemampuan kendaraan New Energy Vehicle (NEV) BYD dalam menghadapi beragam kondisi ekstrem, mulai dari tanjakan curam, lintasan berbatu, permukaan licin, hingga rintangan off-road khusus yang dirancang untuk menguji sistem penggerak listrik, kontrol elektronik, serta manajemen energi secara menyeluruh.

Berdiri di atas lahan seluas sekitar 198.700 meter persegi, sirkuit ini menjadi wujud nyata komitmen BYD dalam memperkenalkan NEV bukan sekadar sebagai produk, melainkan sebagai pengalaman teknologi yang dapat dipahami dan dirasakan secara langsung. Melalui fasilitas ini, BYD memperluas pemahaman publik mengenai teknologi mutakhir yang dikembangkan, sekaligus menunjukkan kesiapan dan keandalan produknya lewat simulasi pengujian komprehensif. Dalam kesempatan tersebut, BYD juga mengundang media nasional dan kreator konten otomotif untuk menjajal langsung berbagai zona dan lintasan yang tersedia.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada demonstrasi teknologi, tetapi juga membangun kepercayaan bahwa kendaraan berbasis energi baru mampu menjadi solusi mobilitas yang tangguh, relevan, dan berkelanjutan.

“Sirkuit All-Terrain BYD di Zhengzhou kami rancang sebagai ruang pengalaman yang memungkinkan masyarakat melihat, memahami, dan merasakan langsung bagaimana teknologi NEV bekerja dalam berbagai skenario, baik ekstrem maupun penggunaan sehari-hari. Bagi kami, inovasi tidak hanya soal performa, tetapi juga bagaimana teknologi dapat diakses dan memberi manfaat nyata, sejalan dengan filosofi Technology for All,” ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.

Intip Sirkuit All-Terrain BYD, Mobil Listrik Diuji Ditanjakan hingga Pasir

Ragam Zona Pengalaman All-Terrain

Mengusung filosofi Technology for All, Sirkuit All-Terrain BYD Zhengzhou dirancang sebagai fasilitas terbuka yang memungkinkan eksplorasi teknologi NEV oleh berbagai kalangan. Sebagai sirkuit all-terrain khusus NEV pertama di Tiongkok, fasilitas ini menggabungkan pengujian performa dengan simulasi kondisi berkendara dunia nyata.

Beragam zona pengalaman dihadirkan, mulai dari Low-Friction Ring, Intelligent Parking, Kick-Plate, Wading Pool, Dynamic Paddock, Race Track, Off-Road Park, Indoor Sand Dune, hingga simulasi Megawatt Flash Charging.

Zona Low-Friction Ring dirancang untuk menguji kendaraan di permukaan dengan daya cengkeram sangat rendah. Lintasan melingkar berdiameter 44 meter ini tersusun dari ribuan balok basalt halus dengan lapisan air tipis, menciptakan tingkat gesekan menyerupai es atau salju. Dalam kondisi minim traksi tersebut, pengunjung dapat merasakan bagaimana sistem kontrol elektronik bekerja secara presisi menjaga stabilitas kendaraan, bahkan saat melakukan manuver ekstrem.

BYD juga menampilkan demonstrasi e³ Platform pada DENZA Z9GT yang menggunakan sistem penggerak independen tiga motor. Teknologi ini memungkinkan distribusi torsi yang presisi ke setiap roda, sehingga kendaraan mampu melakukan manuver unik seperti Compass Turn dan Crab Walk, yang memudahkan pergerakan di ruang sempit atau saat menghindari rintangan.

Intip Sirkuit All-Terrain BYD, Mobil Listrik Diuji Ditanjakan hingga Pasir

Pada zona Intelligent Parking, teknologi parkir otonom diperlihatkan secara nyata. Melalui model seperti DENZA N9, kendaraan dapat melakukan parkir otomatis dengan tingkat presisi tinggi tanpa intervensi pengemudi, cukup dengan perintah awal sebelum pengemudi keluar dari mobil.

Zona Kick-Plate menghadirkan simulasi gangguan mendadak pada roda kendaraan untuk memperlihatkan respons cepat sistem stabilitas. Pelat bergerak yang aktif secara tiba-tiba menciptakan sensasi kehilangan kendali, lalu sistem elektronik merespons dalam hitungan milidetik untuk menjaga arah kendaraan tetap aman.

Sementara itu, Dynamic Paddock berfungsi sebagai area transisi yang menampilkan manuver dinamis pada kecepatan rendah hingga menengah. Dengan luas lebih dari 15.000 meter persegi, zona ini menghadirkan berbagai skenario seperti slalom, moose test, dan parkir otomatis, yang merepresentasikan situasi berkendara sehari-hari.

Untuk menguji performa di kecepatan tinggi, pengunjung dapat menjajal Race Track sepanjang 1.758 meter dengan sembilan tikungan dan lintasan lurus 550 meter. Zona ini dirancang untuk mengeksplorasi akselerasi, handling, dan stabilitas kendaraan pada batas performanya.

Pengalaman lebih ekstrem ditawarkan melalui Off-Road Park yang menghadirkan 27 skenario lintasan dengan tingkat kesulitan bertahap. Salah satunya mencakup tanjakan dengan kemiringan hingga 42 derajat, yang memperlihatkan kemampuan sistem penggerak semua roda berbasis kontrol elektronik dalam mendistribusikan tenaga secara adaptif.

Intip Sirkuit All-Terrain BYD, Mobil Listrik Diuji Ditanjakan hingga Pasir

Zona Indoor Sand Dune menghadirkan simulasi medan pasir di ruang tertutup, dengan perbedaan ketinggian hampir 30 meter dan sudut kemiringan hingga 28 derajat. Dibangun dari lebih dari 6.000 ton pasir, lintasan ini diakui Guinness World Records sebagai tanjakan pasir buatan terbesar untuk pengujian kendaraan.

Teknologi Pengisian Daya dan Simulasi Ekstrem

BYD juga memperkenalkan teknologi Megawatt Flash Charging di sirkuit ini. Sistem pengisian ultra-cepat ini mampu menghasilkan daya di atas 1.000 kW, memungkinkan pengisian dari 20% hingga 80% hanya dalam waktu sekitar lima menit, sekaligus menambah jarak tempuh hingga 400 kilometer.

Zona Wading Pool memberikan simulasi melintasi genangan air dengan kedalaman tertentu untuk memperlihatkan ketahanan sistem kelistrikan dan manajemen energi kendaraan listrik. Pada lintasan ini, kemampuan YANGWANG U8 ditampilkan, termasuk demonstrasi pergerakan kendaraan di dalam air dengan dukungan teknologi platform e⁴.

Sebagai pelengkap, Camping Area diperkenalkan untuk merepresentasikan penggunaan kendaraan listrik dalam konteks gaya hidup dan aktivitas rekreasi, menegaskan fleksibilitas NEV di luar kebutuhan transportasi konvensional.

Intip Sirkuit All-Terrain BYD, Mobil Listrik Diuji Ditanjakan hingga Pasir

Relevansi Global dan Pasar Indonesia

Dengan menyatukan seluruh skenario tersebut dalam satu lokasi, Sirkuit All-Terrain BYD Zhengzhou menghadirkan pengalaman imersif yang memperlihatkan bagaimana teknologi bekerja secara terintegrasi dalam berbagai kondisi. Fasilitas ini berfungsi sebagai platform pembelajaran yang menjembatani teknologi canggih dengan pemahaman praktis.

“Teknologi inti BYD dirancang agar adaptif terhadap beragam kondisi jalan dan kebutuhan mobilitas. Hal ini menjadikannya relevan untuk pasar seperti Indonesia yang memiliki karakter geografis dan iklim yang beragam,” ujar Eagle Zhao.

Selain Zhengzhou dan Hefei, BYD juga merencanakan pengembangan sirkuit all-terrain baru di Shaoxing. Sejalan dengan itu, BYD bersama Federation of Automobile and Motorcycle Sports of China (CAMF) meluncurkan program New Track Scheme untuk memperluas budaya balap dan pengembangan talenta otomotif.

Lebih dari sekadar fasilitas fisik, jaringan sirkuit all-terrain BYD mencerminkan pendekatan berbasis pengalaman dalam pengembangan teknologi NEV. Melalui pengujian ekstrem dan simulasi nyata, BYD terus menyempurnakan sistem penggerak listrik, kontrol elektronik, dan manajemen energi agar semakin tangguh, aman, dan relevan, sekaligus mendukung percepatan transisi menuju mobilitas berkelanjutan, termasuk di Indonesia.

Baca Juga

Siaga Banjir Jakarta, 1.790 Pasukan Oranye Dikerahkan Tangani Sampah

Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan...

Kota Tua Jakarta Diserbu 2,4 Juta Pengunjung Sepanjang 2025

Jakarta - Kawasan Kota Tua Jakarta mencatat tingkat kunjungan...

Kalahkan Paris dan Dubai, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

Jakarta - Pulau Bali kembali menegaskan reputasinya di kancah...

Indonesia Hasilkan Sampah 56 Juta Ton per Tahun, Mampukah WtE Menjadi Jawaban?

Jakarta - Penanganan krisis sampah nasional melalui kebijakan Waste-to-Energy...

Promo Isra Miraj Diserbu, Kereta Whoosh Dipadati Penumpang dari Halim

Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini