26.3 C
Jakarta
Sabtu, Agustus 29, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRIHarga Plastik Mau Turun? Pemerintah Siapkan Jurus Impor Kilat

Harga Plastik Mau Turun? Pemerintah Siapkan Jurus Impor Kilat

Jakarta – Pemerintah menargetkan harga plastik di pasar domestik segera mengalami penurunan dalam waktu dekat, seiring percepatan impor bahan baku dari beberapa negara alternatif. Penurunan harga diperkirakan dalam bulan ini, bergantung pada seberapa cepat pasokan baru masuk ke dalam negeri.

Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah memproses impor bahan baku plastik dari India, Amerika Serikat, serta sejumlah negara di Afrika. Langkah tersebut diharapkan dapat menambah pasokan sekaligus menekan lonjakan harga di dalam negeri.

“Ya secepatnya (turun bulan ini),” ujar MenteriBusan kepada wartawan di kantor Kemenko Perekonomian, Senin (13/4).

Ia menjelaskan, kenaikan harga plastik dipicu oleh terganggunya pasokan bahan baku berupa nafta, yang selama ini banyak diimpor dari kawasan Timur Tengah. Gangguan ini terjadi akibat konflik geopolitik yang berdampak pada distribusi energi secara global.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah mengalihkan sumber pasokan ke negara lain. Busan menyebutkan bahwa proses impor dari wilayah-wilayah tersebut sudah berjalan, meskipun membutuhkan waktu hingga barang tiba dan dapat menambah stok di dalam negeri.

“Ya, sudah mulai diproses. Impor-impor dari tiga negara tadi sudah diproses. Cuma, kan perlu waktu. Jadi sekarang masih proses dengan stok yang ada,” kata Busan.

Ia menegaskan bahwa percepatan impor menjadi strategi utama untuk menjaga kestabilan harga. Selama pasokan baru belum tersedia, industri masih mengandalkan persediaan yang ada di dalam negeri.

“Jadi pada prinsipnya kita cari solusi negara lain yang mensuplai bahan baku,” ujarnya.

Busan juga mengungkapkan bahwa gangguan pasokan bahan baku plastik tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami secara global. Bahkan, sejumlah negara produsen menghadapi tekanan hingga harus menghentikan produksi sementara.

Karena itu, pemerintah tidak hanya bergantung pada tiga negara pemasok tersebut. Upaya mencari sumber alternatif lain terus dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan baku tetap terjaga dan harga plastik bisa segera kembali stabil.

Baca Juga

Uang Rp118 Triliun Mengalir ke Luar Negeri, Airlangga Bongkar Kebiasaan Belanja Warga RI

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan...

Rekening Koordinator AMPB Botok Kembali Dibuka, Bank Mandiri Minta Maaf

Jakarta - Bank Mandiri kembali mengaktifkan rekening milik Koordinator...

Styles LAND Ramaikan Lippo Mall Kemang, Lomba Sihir Jadi Magnet Pengunjung

Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar memberikan...

Home Sweet Loan The Musical Ramaikan Hari Perumahan Nasional

Jakarta - Home Sweet Loan The Musical ikut memeriahkan...

Anggaran Negara Rp4.097 Triliun, Ekonom Ungkap Tantangan Besar Kejar Pertumbuhan 6 Persen

Pemerintah mengalokasikan anggaran belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun dalam...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini