30.1 C
Jakarta
Selasa, Oktober 13, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRIHarga Plastik Mau Turun? Pemerintah Siapkan Jurus Impor Kilat

Harga Plastik Mau Turun? Pemerintah Siapkan Jurus Impor Kilat

Jakarta – Pemerintah menargetkan harga plastik di pasar domestik segera mengalami penurunan dalam waktu dekat, seiring percepatan impor bahan baku dari beberapa negara alternatif. Penurunan harga diperkirakan dalam bulan ini, bergantung pada seberapa cepat pasokan baru masuk ke dalam negeri.

Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah memproses impor bahan baku plastik dari India, Amerika Serikat, serta sejumlah negara di Afrika. Langkah tersebut diharapkan dapat menambah pasokan sekaligus menekan lonjakan harga di dalam negeri.

“Ya secepatnya (turun bulan ini),” ujar MenteriBusan kepada wartawan di kantor Kemenko Perekonomian, Senin (13/4).

Ia menjelaskan, kenaikan harga plastik dipicu oleh terganggunya pasokan bahan baku berupa nafta, yang selama ini banyak diimpor dari kawasan Timur Tengah. Gangguan ini terjadi akibat konflik geopolitik yang berdampak pada distribusi energi secara global.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah mengalihkan sumber pasokan ke negara lain. Busan menyebutkan bahwa proses impor dari wilayah-wilayah tersebut sudah berjalan, meskipun membutuhkan waktu hingga barang tiba dan dapat menambah stok di dalam negeri.

“Ya, sudah mulai diproses. Impor-impor dari tiga negara tadi sudah diproses. Cuma, kan perlu waktu. Jadi sekarang masih proses dengan stok yang ada,” kata Busan.

Ia menegaskan bahwa percepatan impor menjadi strategi utama untuk menjaga kestabilan harga. Selama pasokan baru belum tersedia, industri masih mengandalkan persediaan yang ada di dalam negeri.

“Jadi pada prinsipnya kita cari solusi negara lain yang mensuplai bahan baku,” ujarnya.

Busan juga mengungkapkan bahwa gangguan pasokan bahan baku plastik tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami secara global. Bahkan, sejumlah negara produsen menghadapi tekanan hingga harus menghentikan produksi sementara.

Karena itu, pemerintah tidak hanya bergantung pada tiga negara pemasok tersebut. Upaya mencari sumber alternatif lain terus dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan baku tetap terjaga dan harga plastik bisa segera kembali stabil.

Baca Juga

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 5.000 Masker Gratis Disebar di Pekanbaru

katafoto, Riau - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau membagikan...

Naik MRT Jakarta Makin Praktis, Ini Daftar Kartu Uang Elektronik yang Bisa Digunakan

katafoto, Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) mulai menerapkan...

Palangka Raya Dikepung Asap Karhutla, Kulitas Udara Memburuk

katafoto, Palangka Raya - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...

Bali Expo UMKM Catat Rp1,45 Miliar, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Internasional

katafoto, Bali - Bali Expo UMKM dan Ekosistem Ekonomi...

Pemerintah Perketat Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster, Ini Strateginya

katafoto, Jakarta - Potensi benih bening lobster (BBL) yang...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini