31.3 C
Jakarta
Jumat, Agustus 21, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALKPU DKI Catat 8,23 Juta Pemilih, Ada 68 Ribu Pemilih Baru di...

KPU DKI Catat 8,23 Juta Pemilih, Ada 68 Ribu Pemilih Baru di Jakarta

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mencatat jumlah Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di Ibu Kota mencapai 8.234.745 orang sepanjang periode Januari hingga Juni atau semester pertama 2026.

Data tersebut disampaikan Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata, dalam Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang digelar pada Senin (6/7).

Wahyu menjelaskan, dari total DPB tersebut sebanyak 4.061.651 merupakan pemilih laki-laki dan 4.173.094 merupakan pemilih perempuan.

“Rekapitulasi data pemilih dihimpun dari pemutakhiran yang dilakukan jajaran KPU tingkat kota dan kabupaten di Jakarta,” kata Wahyu dikutip dari laman berita jakarta. 

Berdasarkan hasil rekapitulasi, Jakarta Timur menjadi wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak, yakni mencapai 2.387.647 orang. Disusul Jakarta Barat sebanyak 1.918.708 pemilih, Jakarta Selatan 1.751.287 pemilih, Jakarta Utara 1.354.252 pemilih, Jakarta Pusat 801.448 pemilih, dan Kabupaten Kepulauan Seribu sebanyak 21.393 pemilih.

KPU DKI Catat 8,23 Juta Pemilih, Ada 68 Ribu Pemilih Baru di Jakarta
Jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta foto bersama pada Rapat Pleno Terbuka, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di Ibu Kota semester 1 2026 di Jakarta. (katafoto/HO/Folmer)

Selama semester pertama 2026, KPU DKI juga mencatat sebanyak 29.217 pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Rinciannya terdiri atas 11.111 pemilih meninggal dunia, 17.862 orang pindah domisili, satu warga negara asing (WNA), 43 anggota TNI, serta 32 anggota Polri.

“Pada semester pertama 2026 tercatat ada 29.217 pemilih tak memenuhi syarat, meliputi meninggal dunia 11.111 orang, pindah domisili 17.862, warga negara asing (WNA) satu orang, 43 anggota TNI dan Polri 32 orang,” paparnya.

Di sisi lain, KPU DKI mencatat penambahan 68.158 pemilih baru selama enam bulan pertama tahun ini. Jumlah tersebut terdiri atas 34.546 pemilih laki-laki dan 33.612 pemilih perempuan.

Selain itu, terdapat 58.510 pemilih penyandang disabilitas yang telah masuk dalam daftar pemilih berkelanjutan. Mereka berasal dari berbagai kategori disabilitas, meliputi disabilitas fisik, intelektual, mental, tunarungu, tunanetra, dan tunawicara.

“Sementara pemilih disabilitas sebanyak 58.510 orang yang meliputi fisik, intelektual, mental, tuna rungu, tuna netra dan tuna wicara,” tandasnya.

Baca Juga

Sentil BPJS Kesehatan, Megawati Beri Peringatan ke Kemenkes dan Kemenkeu

Jakarta - Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum...

Sarjana Makin Sulit Cari Kerja? Lulusan 5 Jurusan Ini Sumbang Pengangguran Terbesar

Jakarta - Lulusan perguruan tinggi kini menghadapi persaingan yang...

Gempa Guncang NTT, Mentan Amran Salurkan 5.386 Ton Beras untuk Warga Terdampak

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil...

BGN Beberkan Penyebab Dugaan Insiden MBG di Karo, Ikan Dibiarkan 12 Jam

Medan - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono atau...

Momen Langka, Sepasang Gajah Sumatera Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-81

Riau - Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kasang...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini