34.2 C
Jakarta
Senin, Agustus 31, 2026
BerandaKATA BERITALINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANANKebakaran Hutan TNBTS Sulit Dijangkau, Dua Helikopter Dikerahkan Lakukan Water Bombing

Kebakaran Hutan TNBTS Sulit Dijangkau, Dua Helikopter Dikerahkan Lakukan Water Bombing

Jakarta – Upaya pemadaman kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diperkuat dengan operasi dari udara. Dua helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing di sejumlah lokasi yang sulit dijangkau petugas melalui jalur darat.

Pemadaman menggunakan helikopter tersebut berlangsung pada Jumat (28/8) sore. Operasi udara menyasar kawasan Blok Ayak-Ayak dan Bangunan Cilik, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro.

Kepala Seksi PTN Wilayah III TNBTS, Agus Kusuma Negara, mengatakan kebakaran terjadi cukup masif di dua lanskap dengan beberapa titik api.

“Jadi, kita petakan ada dua landscape yang terbakar secara masif di beberapa titik. Yang satu berada di Ayak-Ayak, kedua ada di Bangunan Cilik. Upaya yang dilakukan, kita berkolaborasi dengan mitra kita, juga ada bantuan water bombing dari provinsi,” ujarnya.

Menurut Agus, penggunaan helikopter menjadi bagian penting dalam operasi pemadaman karena kondisi medan membuat sejumlah titik api tidak mudah didatangi petugas.

Selain operasi udara, penanganan kebakaran tetap dilakukan dari darat. Petugas membuat sekat untuk menghambat pergerakan api serta menggunakan peralatan pemadaman pada lokasi yang masih dapat dijangkau.

Kondisi kawasan yang didominasi medan berbukit membuat proses pemadaman membutuhkan strategi gabungan. Operasi water bombing dari udara dilakukan untuk membantu menjangkau titik yang sulit, sementara petugas di darat berupaya mencegah api kembali menyebar.

Data sementara TNBTS menunjukkan kebakaran telah berdampak pada area sekitar 160 hektare. Vegetasi yang mengering turut menjadi material yang terbakar sehingga meningkatkan potensi penyebaran api.

Penanganan melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas TNBTS, BPBD Kabupaten Lumajang, masyarakat, hingga BPBD Jawa Timur yang memberikan dukungan berupa helikopter untuk operasi water bombing.

Petugas juga tidak langsung meninggalkan lokasi setelah api berhasil dikendalikan. Pemantauan terus dilakukan terhadap area yang sudah ditangani guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Sebagai langkah pencegahan dan untuk menjaga keselamatan pengunjung, aktivitas pendakian Gunung Semeru sebelumnya telah ditutup sementara. Kebijakan tersebut sekaligus memberikan keleluasaan bagi petugas dalam melakukan penanganan kebakaran di kawasan terdampak.

Baca Juga

Sekolah di NTT Rusak Diguncang Gempa, Rp860 Juta Digelontorkan untuk Direvitalisasi

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan...

Menteri UMKM Tantang Anak Muda: Jangan Jadi Pencari Kerja, Jadilah Pencipta Lapangan Kerja

Sumatera Utara - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...

Jadi Anggota Seumur Hidup NU, Prabowo Bicara Strategi Ekonomi untuk Rakyat

Jombang - Presiden Prabowo Subianto resmi menerima Kartu Tanda...

Polusi Jakarta Membandel, Pesawat Dikerahkan Semprot Cairan SLS ke Udara

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan upaya...

Rekening Koordinator AMPB Botok Kembali Dibuka, Bank Mandiri Minta Maaf

Jakarta - Bank Mandiri kembali mengaktifkan rekening milik Koordinator...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini