29.1 C
Jakarta
Selasa, Maret 10, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANPendekatan Cerdas DBS dalam Kelola Kekayaan: AI, ESG, dan Koneksi Regional


Pendekatan Cerdas DBS dalam Kelola Kekayaan: AI, ESG, dan Koneksi Regional


Jakarta – Ketidakpastian global serta situasi geopolitik yang semakin rumit mendorong individu dan institusi untuk menerapkan pendekatan konservatif dalam mengelola kekayaan. Di tengah tekanan inflasi, suku bunga tinggi, dan konflik antarnegara, fokus utama kini bergeser ke stabilitas aset dan pengelolaan risiko yang lebih hati-hati.

Meski demikian, jumlah individu dengan kekayaan tinggi atau High Net Worth Individual (HNWI) terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan laporan Knight Frank Global Wealth Report 2024, populasi Ultra High Net Worth Individual (UHNWI) mengalami kenaikan sebesar 2,6 persen pada 2023 dan diprediksi tumbuh hingga 38,3 persen pada 2028. Faktor pendorongnya antara lain pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan per kapita, kemudahan akses investasi bagi generasi muda, serta pengaruh perkembangan teknologi dan kesadaran akan isu perubahan iklim.

Kondisi ini turut tercermin dalam kinerja positif DBS Treasures di Indonesia yang mencatatkan pertumbuhan Asset Under Management (AUM) sebesar 39 persen dalam periode 2022 hingga 2025. Permintaan nasabah terhadap layanan pengelolaan kekayaan yang lebih komprehensif mendorong DBS untuk terus mengokohkan perannya sebagai mitra terpercaya dalam pengelolaan aset lintas generasi dan lintas batas negara.

Pendekatan Cerdas DBS dalam Kelola Kekayaan: AI, ESG, dan Koneksi Regional

Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom (tengah), Head of Segmentation, Liabilities, and Secured Lending PT Bank DBS Indonesia Natalina Syabana dan Head of Investment & Insurance PT Bank DBS Indonesia Djoko Soelistyo memberikan paparan pada acara media luncheon bersama DBS Treasures di Jakarta (19/06/2025). (katafoto/Fery Pradolo)

Pendekatan Menyeluruh untuk Nasabah HNWI

Melfrida Gultom, Direktur Consumer Banking PT Bank DBS Indonesia, menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam layanan pengelolaan kekayaan. “DBS hadir bukan hanya dengan analisis pasar dan teknologi terkini, tapi juga dengan akses ke jaringan regional kami di Asia. Kami membantu nasabah mengembangkan aset sekaligus membuka peluang bisnis di luar negeri,” ujarnya.

Layanan wealth management DBS meliputi kebutuhan strategis dari pengelolaan aset pribadi dan bisnis keluarga hingga perencanaan warisan yang matang. Selain itu, DBS juga mengadakan sesi Expert Discussion dan Market Update secara rutin, serta mempertemukan nasabah dengan tokoh industri melalui DBS Expert Connection.

Perpaduan Teknologi dan Keahlian Global

DBS juga memanfaatkan teknologi melalui platform Portfolio 360˚, yang memudahkan Relationship Manager memberikan saran investasi yang lebih personal. Dengan dukungan kecerdasan buatan (AI), sistem ini menganalisis data pasar dan profil nasabah untuk menghasilkan strategi investasi yang relevan.

Nasabah DBS Treasures dapat memantau portofolio secara real-time, menerima notifikasi pasar, serta melakukan transaksi langsung melalui aplikasi digibank by DBS yang tersedia 24/7.

Pendekatan Cerdas DBS dalam Kelola Kekayaan: AI, ESG, dan Koneksi Regional

(Ki-Ka) Head of Segmentation, Liabilities, and Secured Lending PT Bank DBS Indonesia Natalina Syabana Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom, dan Head of Investment & Insurance PT Bank DBS Indonesia Djoko Soelistyo memberikan paparan pada acara media luncheon bersama DBS Treasures di Jakarta (19/06/2025). (katafoto/Fery Pradolo)

Jangkauan Internasional dan Gaya Hidup Premium

Koneksi DBS di kawasan Asia memungkinkan nasabah melakukan transaksi lintas negara dengan mudah, termasuk pengiriman dana ke lebih dari 25 negara serta penarikan darurat di jaringan cabang DBS. DBS juga menawarkan berbagai layanan eksklusif, salah satunya Kartu Kredit DBS Vantage Visa Infinite yang ramah lingkungan karena terbuat dari logam daur ulang. Kartu ini menawarkan manfaat seperti akses layanan kesehatan di Indonesia dan Singapura, serta poin perjalanan yang tidak memiliki masa kedaluwarsa.

Dalam mendukung agenda keberlanjutan (ESG), DBS menghadirkan beragam pilihan investasi yang berfokus pada dampak positif terhadap lingkungan dan sosial. Melalui program Spark Saving, sebagian bunga dari tabungan nasabah disalurkan untuk mendukung pendidikan anak-anak di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Selain itu, DBS Foundation juga secara aktif membina wirausaha sosial di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga

Mengejutkan, Ternyata 206 Lapangan Padel di Jakarta Kena Sanksi Administratif

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjatuhkan sanksi...

Jawa Tengah Siap Sambut 17 Juta Lebih Pemudik, Ribuan Personel Disiagakan

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapan untuk...

Tanpa Sound System, Menag Pastikan Takbiran Tetap Jalan Meski Bertepatan dengan Nyepi

Jakarta - Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan...

Menu MBG Dikeluhkan Orang Tua, Wabub Batang Ancam Tutup SPPG Nakal

Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten...

Pemerintah Tegur Meta, Kepatuhan Berantas Judi Online Cuma 28,47 Persen

Jakarta - Pemerintah memberikan peringatan keras kepada Meta Platforms...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini