30.2 C
Jakarta
Rabu, Mei 6, 2026
BerandaKATA EKBISCSR dan ESGChatime Ajak Pelanggan Kurangi Sampah Plastik Lewat SAPU PLASTIK

Chatime Ajak Pelanggan Kurangi Sampah Plastik Lewat SAPU PLASTIK

F&B ID melalui minuman Chatime kembali mengajak pelanggan berperan aktif mengurangi sampah plastik melalui Gerakan SAPU PLASTIK.Pelanggan yang berkontribusi pada periode 7–17 Agustus 2025 akan mendapatkan diskon 20% untuk transaksi berikutnya.

CEO F&B ID, Devin Widyakrisnadi, mengungkapkan bahwa sejak diluncurkan, gerakan ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 2,5 ton limbah cup plastik.
“Gerakan SAPU PLASTIK bukan sekadar kampanye pengumpulan sampah, tetapi bentuk kolaborasi antara Chatime dan pelanggan untuk membangun gaya hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan,” jelas Devin.

Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari generasi muda yang menjadi mayoritas pelanggan Chatime. Antusiasme tersebut sejalan dengan hasil riset Vero Advocacy dan Kadence International pada 2024, yang menunjukkan bahwa keberlanjutan lingkungan menjadi isu prioritas bagi generasi muda Asia Tenggara.

Chatime Ajak Pelanggan Kurangi Sampah Plastik Lewat SAPU PLASTIK
Pelanggan memasukan cup Chatime ke dropbox yang tersedia di 20 gerai area Jakarta dan Tangerang. (katafoto/HO/Kawan Lama Group)

SAPU PLASTIK—singkatan dari berSAma kumPUlkan PLASTIK—diluncurkan pada 2022 sebagai bagian dari komitmen Chatime Indonesia terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) PBB, khususnya tujuan nomor 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab) dan 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan).

Cara Berpartisipasi dan Hadiah untuk Pelanggan

Pelanggan cukup mengembalikan cup Chatime yang sudah digunakan ke dropbox khusus di 20 gerai area Jakarta dan Tangerang. Aksi tersebut bisa diunggah ke Instagram Story dengan mention @chatimeindo untuk mendapatkan diskon 20% pada pembelian berikutnya selama periode program.

Sampah yang terkumpul akan dikelola oleh pihak ketiga dalam pengolahan limbah. Prosesnya meliputi pemilahan sesuai standar industri sebelum diolah menjadi produk daur ulang yang bermanfaat.

“Dengan partisipasi pelanggan dan komitmen internal, kami berharap Gerakan SAPU PLASTIK dapat menumbuhkan kesadaran jangka panjang tentang pengelolaan limbah, sekaligus menginspirasi pelaku industri F&B lainnya untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab,” tutup Devin.

Baca Juga

Hobi Jadi Cuan, Mendag Sebut Komunitas Burung Kicau Dongkrak Ekonomi

Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pemanfaatan potensi...

Salak Pondoh Sleman Jadi Primadona Ekspor, Permintaan Melejit

Yogyakarta - Buah salak kini tak lagi sekadar komoditas...

Bandara Makin Sibuk, Angkasa Pura Tambah 53 Rute Penerbangan Baru

Jakarta - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menambah...

DJP Ungkap Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp4,48 Triliun, Ini Sumber Terbesarnya

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan...

Kekerasan Daycare Meningkat BSN Keluarkan Standar Baru

Jakarta - Badan Standardisasi Nasional menegaskan pentingnya penerapan Standar...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini