28.2 C
Jakarta
Rabu, Juli 15, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANPemerintah Wajibkan Deklarasi Kedatangan Lewat All Indonesia, Begini Cara Pakainya

Pemerintah Wajibkan Deklarasi Kedatangan Lewat All Indonesia, Begini Cara Pakainya

Jakarta – Pemerintah resmi meluncurkan aplikasi All Indonesia sebagai sistem deklarasi kedatangan penumpang internasional yang terintegrasi dan berlaku di seluruh bandara serta pelabuhan. Mulai 1 Oktober 2025, setiap penumpang dari luar negeri diwajibkan mengisi deklarasi kedatangan melalui aplikasi ini.

Aplikasi All Indonesia dirancang untuk menyederhanakan prosedur masuk ke Tanah Air, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi seluruh penumpang internasional.

Acara peluncuran dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta dihadiri sejumlah pejabat tinggi, menteri, wakil menteri, hingga perwakilan lembaga terkait dari sektor transportasi, imigrasi, kesehatan, dan pariwisata.

AHY mengapresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pengembangan aplikasi ini, terutama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berperan penting dalam penyusunan serta uji coba sistem.

Lewat aplikasi ini, penumpang dapat melakukan deklarasi imigrasi, bea cukai, kesehatan, dan karantina secara digital dalam satu pintu. Sistem ini diharapkan mempercepat proses kedatangan sekaligus memberikan kesan positif bagi wisatawan maupun investor asing.

Pemerintah Wajibkan Deklarasi Kedatangan Lewat All Indonesia, Begini Cara Pakainya
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dante Saksono Harbuwono berbincang dengan petugas Imigrasi pada peluncuran aplikasi All Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (katafoto/HO/Humas Kemenkes)

“First impression di bandara atau pelabuhan sangat menentukan. Jika pelayanan kita baik, mereka akan kembali dan memberi dampak positif pada pariwisata serta ekonomi nasional. Tugas berikutnya adalah menjaga agar sistem ini terus disempurnakan dan digunakan secara luas,” ujar AHY.

Ia menegaskan, inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk memperbaiki tata kelola pintu masuk negara. Menurutnya, All Indonesia bukan sekadar inovasi digital, melainkan kebutuhan mendasar yang bisa menjadi game changer dalam pelayanan publik dan daya saing Indonesia.

Selain mendorong perbaikan pelayanan publik, aplikasi ini juga ditargetkan menjadi pendorong pertumbuhan pariwisata, perdagangan, dan investasi.

Integrasi Kesehatan untuk Waspada Dini

Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa integrasi data kesehatan dalam aplikasi All Indonesia menjadi langkah strategis untuk memperkuat kewaspadaan dini terhadap penyakit menular dan risiko kesehatan lainnya.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menjelaskan digitalisasi kedatangan internasional akan mempercepat deteksi penyakit menular di pintu masuk negara.

“Dengan All Indonesia, deteksi dini bisa dilakukan lebih cepat sehingga penanganan langsung dilakukan sebelum penyakit menyebar lebih luas. Ini penting untuk melindungi masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Prof. Dante.

Sebelumnya, deklarasi kesehatan dilakukan secara manual atau melalui sistem terpisah. Kini, data kesehatan terhubung langsung dengan imigrasi, bea cukai, dan karantina dalam satu platform.

Langkah ini dinilai bukan hanya mempercepat layanan publik, tetapi juga memperkuat health security nasional. Dengan data real-time, pemerintah dapat menganalisis potensi ancaman penyakit lintas negara dan mempercepat koordinasi lintas sektor. Kemenkes juga memastikan perlindungan data pribadi menjadi prioritas utama agar kepercayaan publik dan mitra internasional tetap terjaga.

Sistem All Indonesia sebelumnya diuji coba sejak Juli 2025 di tiga bandara internasional utama: Soekarno-Hatta (Jakarta), Juanda (Surabaya), dan Ngurah Rai (Bali). Setelah dianggap berhasil, sistem kini diperluas ke seluruh bandara dan pelabuhan internasional di Indonesia.

Baca Juga

Setelah 35 Tahun, Teater Koma Bawa Kembali Lakon Legendaris Rumah Sakit Jiwa

Jakarta - Teater Koma kembali menghadirkan salah satu karya...

Tony Blair Sebut Indonesia Jadi Incaran Investor Global, Danantara Jadi Pintu Masuk

Jakarta - Kunjungan mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair,...

DJP Mulai Kirim Email ke Wajib Pajak Penunggak, Jangan Abaikan

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mulai...

Keramik Klampok dan Ritual Ujungan Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Banjarnegara - Dua kekayaan budaya asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa...

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Syarat Membuat Akta Kelahiran Bayi di Kota Tangerang

Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kependudukan dan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini