30.3 C
Jakarta
Selasa, Februari 24, 2026
BerandaKATA TEKNOTEKNEWSDBS Foundation Siapkan 70.000 Talenta Digital Lewat Coding Camp 2026

DBS Foundation Siapkan 70.000 Talenta Digital Lewat Coding Camp 2026

Jakarta – Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation, bekerja sama dengan Dicoding Indonesia, resmi meluncurkan Coding Camp 2026 powered by DBS Foundation. Program ini bertujuan melahirkan generasi muda berkompetensi tinggi yang siap berkarier di perusahaan teknologi dan startup.

Tahun ini, program Coding Camp menargetkan 70.000 peserta dari seluruh Indonesia dengan tiga pilihan kelas utama: Artificial Intelligence (AI), Data Science, dan Full Stack Web Development.

Peluncuran ini hadir di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja digital di Tanah Air. Berdasarkan laporan World Economic Forum 2025, kemampuan di bidang AI dan analisis data menjadi keahlian paling dicari dalam dekade mendatang. Sementara itu, peta jalan talenta digital Indonesia menunjukkan kebutuhan 23 juta tenaga kerja digital untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Program ini sangat membantu peningkatan kemampuan digital siswa SMK, terutama di bidang AI dan coding yang kini menjadi prioritas pembelajaran,” ujar Tatang Muttaqin, Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kemendikdasmen.

DBS Foundation Siapkan 70.000 Talenta Digital Lewat Coding Camp 2026
(Ki-Ka) CEO Dicoding Narenda Wicaksono, Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tatang Muttaqin usai meresmikan peluncuran program Coding Camp 2026 powered by DBS Foundation di Jakarta, Selasa (28/10/2025). (katafoto/Fery Pradolo)

Sementara itu, Head of Group Strategic Marketing and Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan DBS untuk memperluas inklusi digital.

“Melalui Coding Camp powered by DBS Foundation, kami ingin membuka akses pembelajaran digital yang merata, agar lebih banyak generasi muda yang siap diserap industri dan berkontribusi pada ekonomi digital nasional,” ujarnya.

Pendaftaran program dibuka mulai 21 Oktober 2025 hingga 15 Januari 2026 untuk mahasiswa, pelajar vokasi, perempuan, dan penyandang disabilitas. Peserta akan mengikuti pelatihan teknologi selama 900 jam atau setara dengan satu semester dengan pendekatan project-based learning.

Selain mengasah keterampilan teknis di bidang AI, Data Science, dan Web Development, peserta juga akan mendapatkan pelatihan bahasa Inggris dan literasi keuangan untuk memperkuat kesiapan mereka di dunia kerja.

CEO Dicoding, Narenda Wicaksono, menyampaikan bahwa peserta didorong menjadi problem solver melalui proyek sosial digital.

DBS Foundation Siapkan 70.000 Talenta Digital Lewat Coding Camp 2026
(Ki-Ka) CEO Dicoding Narenda Wicaksono, Direktur Sekolah Menengah Kejuruan, Ditjen Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Arie Wibowo Khurniawan, Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tatang Muttaqin, dan Direktur Pengembangan Karier, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni, IPB University Sukma Kamajaya, meresmikan peluncuran program Coding Camp 2026 powered by DBS Foundation di Jakarta, Selasa (28/10/2025). (katafoto/Fery Pradolo)

“Lebih dari 400 karya digital telah dihasilkan dari program ini,” jelasnya.

Pada 2026, program ini memperluas jangkauan kerja sama dengan 10 universitas terkemuka, antara lain UGM, IPB, ITS, BINUS, dan Universitas Gunadarma. Kampus-kampus mitra akan berperan dalam sosialisasi dan pendaftaran mahasiswa, namun program tetap terbuka untuk seluruh pelajar di Indonesia.

Sejak diluncurkan pada 2023, Coding Camp powered by DBS Foundation telah menjangkau lebih dari 177.000 peserta, termasuk 45.609 perempuan, 28.112 masyarakat marginal, dan 1.178 penyandang disabilitas.

Baca Juga

SIG Kirim 36.000 Bata, Huntap Korban Banjir Padang Dikebut

Jakarta - Percepatan pemulihan pascabanjir di Sumatra menempatkan pembangunan...

Sekolah di NTT Kini Canggih, Papan Interaktif Digital Sudah Tersalurkan

Jakarta - Transformasi pembelajaran digital semakin terasa hingga ke...

Bank Jakarta Gandeng Persija dan Jakmania Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta - Bank Jakarta menggelar kegiatan inklusi keuangan bertajuk...

Lampung Makin Hits Brand Viral Bakal Serbu Lippo Mall

Lampung - Lippo Malls terus mempercepat transformasi Lippo Mall...

Sakit Siang atau Malam? Puskesmas 24 Jam di Bandung Diserbu Warga

Bandung - Pemerintah Kota Bandung menghadirkan layanan Puskesmas 24...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini