28.3 C
Jakarta
Jumat, Januari 23, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANLibur Nataru, Lalu Lintas Tol ke Arah Wisata Melonjak Tajam

Libur Nataru, Lalu Lintas Tol ke Arah Wisata Melonjak Tajam

Jakarta – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, memastikan kesiapan operasional seluruh ruas tol yang dikelola perusahaan, khususnya jalur menuju kawasan wisata. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya volume kendaraan selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

Rivan menegaskan bahwa Jasa Marga telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode libur panjang akhir tahun. Fokus penguatan dilakukan pada ruas-ruas tol yang diperkirakan mengalami lonjakan lalu lintas signifikan.

“Jasa Marga berkomitmen memberikan layanan operasional terbaik, terutama pada jalur menuju destinasi wisata. Seluruh aspek telah kami siapkan, mulai dari kesiapan layanan jalan tol, sumber daya manusia, hingga dukungan teknologi digital agar mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar,” kata Rivan.

Ia menjelaskan, penguatan layanan dilakukan di sejumlah ruas tol utama seperti Trans Jawa, Trans Sumatra, serta akses menuju kawasan wisata. Upaya tersebut mencakup optimalisasi operasional gardu tol, kesiapan armada layanan jalan tol, pengaturan lalu lintas secara situasional, hingga kesiapsiagaan petugas selama 24 jam penuh.

Selain itu, Jasa Marga juga memaksimalkan pemanfaatan teknologi melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Sistem ini mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan akurat di lapangan. “Kami juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian, Kementerian Perhubungan, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk menerapkan rekayasa lalu lintas jika diperlukan,” tambahnya.

Berdasarkan data Jasa Marga, pada hari pertama libur Natal 2025 atau Kamis, 25 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Jumat, 26 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 184.373 kendaraan. Angka tersebut meningkat 28,39 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 143.602 kendaraan.

Lonjakan signifikan terjadi pada arus kendaraan menuju arah Trans Jawa dan Bandung. Di Gerbang Tol Cikampek Utama tercatat 57.555 kendaraan melintas, atau meningkat 98,10 persen dari kondisi normal sebanyak 29.054 kendaraan. Sementara di Gerbang Tol Kalihurip Utama, tercatat 46.270 kendaraan atau naik 58,85 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 29.129 kendaraan.

Secara kumulatif, selama periode H-7 hingga H+1 libur Natal 2025, yakni sejak Kamis, 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Jumat, 26 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, tercatat sebanyak 1.380.179 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama. Jumlah tersebut meningkat 17,90 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 1.170.627 kendaraan.

Distribusi arus kendaraan didominasi oleh pergerakan menuju arah Timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, dengan total 663.933 kendaraan atau sekitar 48,1 persen. Sementara itu, sebanyak 398.173 kendaraan atau 28,8 persen menuju arah Barat (Merak), dan 318.073 kendaraan atau 23,0 persen mengarah ke Selatan (Puncak).

Rinciannya, kendaraan yang menuju Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek tercatat sebanyak 348.113 kendaraan, meningkat 49,59 persen dari lalu lintas normal. Adapun kendaraan menuju Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang mencapai 315.820 kendaraan atau naik 28,19 persen dari kondisi normal. Secara total, arus menuju Trans Jawa dan Bandung melalui kedua gerbang tol tersebut meningkat 38,59 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Untuk arah Barat, jumlah kendaraan yang melintas menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa Jalan Tol Tangerang–Merak tercatat sebanyak 398.173 kendaraan, atau naik 1,51 persen dari kondisi normal. Sementara itu, arus kendaraan menuju Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi Jalan Tol Jagorawi mencapai 318.073 kendaraan, meningkat 6,27 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Masyarakat disarankan memanfaatkan aplikasi Travoy untuk merencanakan perjalanan, memastikan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima, menghindari jam-jam puncak, serta memanfaatkan rest area secara bijak.

Baca Juga

Operasi Modifikasi Cuaca Dimulai, Jakarta Siap Hadapi Cuaca Ekstrem

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan...

Sekolah Harus Jadi Ruang Aman, Mendikdasmen Terbitkan Aturan Baru

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan...

Ubah Masa Depan Kendaraan Listrik, Pabrik Baterai Raksasa Siap Dibangun di Karawang

Jakarta - MIND ID melalui perusahaan patungannya, PT Contemporary...

Pesisir Muara Baru Dikepung Sampah, DLH DKI Angkut 137 Ton dalam Tiga Hari

Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melalui...

Sport Tourism Digenjot, Pocari Sweat Run 2026 Siap Tarik Puluhan Ribu Pelari

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini