35.4 C
Jakarta
Selasa, Oktober 13, 2026
BerandaTREN OTOMOBILPenjualan Melejit, Suzuki New Carry Jadi Andalan UMKM di Awal 2026

Penjualan Melejit, Suzuki New Carry Jadi Andalan UMKM di Awal 2026

Jakarta – Segmen kendaraan niaga di Indonesia masih memperlihatkan kinerja yang cukup stabil pada awal 2026. Hal ini didorong oleh meningkatnya aktivitas distribusi barang serta pertumbuhan sektor usaha di berbagai wilayah. Kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya kendaraan operasional sebagai penunjang produktivitas, terutama bagi pelaku UMKM yang sangat bergantung pada mobilitas harian.

Selama periode Januari hingga Februari 2026, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatat bahwa lini kendaraan niaganya menyumbang sekitar 56% dari total penjualan ritel perusahaan. Model New Carry menjadi penyumbang terbesar dan tetap menjadi pilihan utama kendaraan niaga di berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan, logistik skala ringan, hingga layanan distribusi.

Deputy to 4W Sales dan Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Ismi Saputra, menyampaikan bahwa permintaan kendaraan niaga masih terjaga seiring kebutuhan mobilitas usaha yang terus berjalan. 

“Di awal tahun ini, kami melihat kebutuhan kendaraan niaga tetap terjaga, terutama untuk mendukung distribusi barang dan aktivitas usaha harian. Bagi pelaku UMKM, kendaraan operasional menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran bisnis. New Carry menawarkan keandalan sekaligus efisiensi, dimana merupakan pertimbangan utama pengusaha dalam memilih kendaraan niaga,”ujar Dony Ismi Saputra dikutip dari laman suzuki (12/04)

Dari sisi spesifikasi, New Carry menawarkan berbagai keunggulan, seperti kapasitas angkut hingga 1 ton, dimensi bak yang luas, serta radius putar kecil yang memudahkan manuver. Karakteristik ini menjadikannya cocok digunakan di area perkotaan maupun wilayah dengan akses terbatas.

Tak hanya itu, penggunaan mesin 1.500 cc yang dikenal tangguh dan hemat bahan bakar turut membantu menekan biaya operasional. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha dalam menjaga keberlanjutan produktivitas bisnis. Ditambah lagi, biaya kepemilikan yang relatif terjangkau serta dukungan layanan purna jual memberikan keuntungan lebih bagi para pengusaha.

New Carry juga berperan dalam mendukung berbagai aktivitas distribusi untuk program dan layanan masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Dalam memilih kendaraan operasional, konsumen umumnya mempertimbangkan berbagai aspek seperti kapasitas angkut, efisiensi biaya, kemudahan perawatan, serta keandalan untuk penggunaan jangka panjang. Faktor-faktor tersebut menjadi nilai penting yang turut memperkuat kepercayaan terhadap New Carry,” pungkas Dony.

Baca Juga

Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 Juta, Ini Rincian yang Harus Dibayar Jemaah

katafoto, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama...

Suzuki e-Sky Jadi Penantang BYD Racco, Mana yang Lebih Murah dan Irit?

katafoto, Jakarta - Suzuki resmi memperkenalkan mobil listrik (EV)...

Dana Cadangan DKI Tembus Rp5,6 Triliun, Ada Proyek LRT hingga Pengendalian Banjir

katafoto, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan...

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Dudung Ungkap Kondisi Terkini

katafoto, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto belum menetapkan kebakaran...

Bali Expo UMKM Catat Rp1,45 Miliar, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Internasional

katafoto, Bali - Bali Expo UMKM dan Ekosistem Ekonomi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini