28.1 C
Jakarta
Kamis, Oktober 29, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALMonsun Australia Bawa Udara Kering, Tapi Hujan Lebat Masih Terjadi

Monsun Australia Bawa Udara Kering, Tapi Hujan Lebat Masih Terjadi

Jakarta – Monsun Australia yang kian menguat menjadi sinyal awal peralihan musim di Indonesia. Sejumlah wilayah mulai bergerak menuju fase kemarau secara bertahap, meskipun dalam sepekan ke depan peluang hujan masih tetap ada di berbagai daerah.

Dalam prakiraan cuaca mingguan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (24/4) menyampaikan bahwa faktor variabilitas iklim global seperti El Niño–Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) saat ini berada dalam kondisi netral. Artinya, kedua fenomena tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pola cuaca di Tanah Air.

Di sisi lain, penguatan Monsun Australia diperkirakan mulai membawa massa udara kering ke Indonesia. Dominasi angin timur juga semakin terasa, menjadi penanda bahwa sebagian wilayah mulai mengalami transisi dari musim hujan menuju musim kemarau.

Meski begitu, BMKG menegaskan bahwa peluang hujan masih tetap ada karena dipicu dinamika atmosfer lainnya. Madden Julian Oscillation (MJO) saat ini berada di fase 1 dan bergerak melintasi wilayah Aceh, Sumatra Utara, hingga Papua Selatan.

Aktivitas gelombang atmosfer turut berperan dalam pembentukan hujan. Gelombang Kelvin diprediksi aktif di berbagai wilayah seperti Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Sementara Gelombang Rossby Ekuatorial juga terpantau aktif di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi bagian selatan, Maluku, serta Papua bagian tengah hingga selatan.

Monsun Australia Bawa Udara Kering, Tapi Hujan Lebat Masih Terjadi

Selain itu, terdeteksi adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh yang membentuk zona konvergensi dari Sumatra Utara hingga Aceh. Kondisi ini diperkuat oleh tingkat labilitas atmosfer yang masih tinggi di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Papua.

Untuk periode 24–26 April 2026, cuaca di Indonesia diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang, khususnya di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Maluku, dan Papua Selatan.

Memasuki periode 27–30 April 2026, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang mendominasi. Namun, potensi hujan lebat tetap perlu diwaspadai di sejumlah wilayah seperti Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Bengkulu, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap siaga terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Masyarakat juga diimbau untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik situs web, aplikasi Info BMKG, maupun media sosial @infobmkg, agar aktivitas sehari-hari tetap aman dan terencana.

“Cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem,” imbau BMKG.

Baca Juga

Lindungi Warga dan Ekosistem Laut, Kepulauan Seribu Dipasang 30 Ring Buoy

katafoto, Jakarta - Upaya meningkatkan keselamatan warga di wilayah...

Pengangguran Masih 7,2 Juta Orang, Bursa Kerja Jakarta Tawarkan 12.000 Lowongan

katafoto, Jakarta - Sebanyak 12.000 lowongan kerja ditawarkan dalam...

Pemerintah Gelontorkan Rp1,24 triliun untuk Karhutla, Ini Daftar Provinsi Penerima Bantuan

katafoto, Jakarta - Pemerintah menambah anggaran penanganan kebakaran hutan...

Strategi Jitu Hadapi Harbolnas agar Keuntungan Bisnis Tetap Sehat

katafoto, Jakarta - Festival belanja daring seperti 10.10, 11.11,...

Cegah Abrasi, Kepulauan Seribu Bakal Dihijaukan dengan 105 Ribu Mangrove

katafoto, Jakarta - Sebanyak 105.000 bibit mangrove akan ditanam...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini