29.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 30, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKECANTIKANSkin Barrier yang Rusak Bisa Picu Banyak Masalah Kulit, Ini Cara Mengatasinya

Skin Barrier yang Rusak Bisa Picu Banyak Masalah Kulit, Ini Cara Mengatasinya

Jakarta – Vaseline memperkenalkan rangkaian produk terbaru Vaseline Pro Derma yang dikembangkan bersama 300 ahli kulit dari berbagai negara. Pro-Ceramide Complex dirancang untuk membantu mengatasi berbagai masalah kulit tubuh akibat kerusakan skin barrier, terutama bagi perempuan profesional yang aktif menjalani beragam aktivitas setiap hari.

Vaseline juga menjalin kerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta serta Immuno Derma Clinic. Kolaborasi tersebut bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap edukasi dan layanan kesehatan kulit sehingga perempuan dapat lebih memahami cara mendeteksi, memperbaiki, dan menjaga fungsi skin barrier dengan informasi yang tepat serta penanganan yang terpercaya.

Senior Brand Manager Vaseline, Melisa Caroline mengatakan bahwa inovasi terbaru ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi perawatan kulit yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

“Dengan pengalaman lebih dari 150 tahun dalam merawat dan melindungi kesehatan kulit masyarakat dunia, Vaseline terus menghadirkan inovasi produk yang diformulasi menggunakan kekuatan sains dan teknologi untuk memenuhi kebutuhan perawatan kulit yang kian dinamis,” katanya.

Skin Barrier yang Rusak Bisa Picu Banyak Masalah Kulit, Ini Cara Mengatasinya

Melisa menambahkan bahwa perempuan profesional menghadapi berbagai faktor eksternal yang berpotensi mengganggu kesehatan kulit. Paparan polusi, sinar ultraviolet, tingkat kelembapan yang tinggi, penggunaan pendingin ruangan dalam waktu lama, hingga perubahan suhu yang ekstrem dapat memengaruhi fungsi pelindung alami kulit.

“Kali ini, kami mengamati bahwa para perempuan profesional yang setiap harinya terpapar oleh faktor pemicu eksternal – seperti polusi udara, intensitas sinar UV, tingkat kelembapan udara yang tinggi, rutinitas dalam ruangan ber-AC, hingga perubahan suhu ekstrem – menjadi lebih rentan mengalami gangguan fungsi skin barrier. Untuk itu, mereka kini semakin terdorong untuk lebih take control dalam menjaga fungsi skin barrier di tengah berbagai tantangan,” ujar Melisa.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan kulit tubuh masih sering terabaikan, padahal area tersebut mencakup sekitar 90 persen dari total permukaan kulit yang paling banyak bersentuhan dengan berbagai faktor lingkungan.

Sementara itu, Kepala Departemen Dermatologi dan Venereologi FKUI-RSCM sekaligus Founder Immuno Derma Clinic, Windy Keumala Budianti, menjelaskan bahwa skin barrier memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit.

“Pada dasarnya, skin barrier adalah lapisan terluar kulit yang bertindak sebagai ‘benteng pertahanan’ untuk menjaga kelembapan kulit sekaligus melindunginya dari berbagai pemicu eksternal,” urainya.

Menurut Windy, banyak orang tidak menyadari tanda-tanda awal kerusakan skin barrier sehingga kondisi tersebut sering berkembang menjadi berbagai masalah kulit yang berbeda.

“Karena indikasi awal kerusakan skin barrier pada kulit tubuh masih sering diabaikan, hal ini kemudian bermanifestasi menjadi berbagai masalah yang berbeda pada setiap perempuan profesional, seperti kulit kering kemerahan, kulit kusam, hingga tekstur kulit yang kasar seperti berjerawat. Tanpa penanganan yang tepat, masalah ini bisa menjadi siklus yang terus berulang,” sambung Windy.

Ia menambahkan, gangguan pada skin barrier membutuhkan penanganan yang tepat dan lebih spesifik. Selain berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit, penggunaan produk perawatan yang sesuai juga diperlukan untuk membantu memperbaiki kondisi kulit sekaligus mencegah masalah serupa muncul kembali.

Baca Juga

Sekolah Rakyat Tak Boleh Mangkrak, Menteri PU Siapkan Langkah Ini

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pembangunan Sekolah...

Panitia Kurban di Menteng Diminta Stop Plastik Sekali Pakai

Jakarta - Satuan Pelaksana (Satpel) Lingkungan Hidup Kecamatan Menteng,...

Catat Tanggalnya, Gaji ke-13 Pensiunan ASN Mulai Masuk Awal Juni

Jakarta - Pencairan gaji ke-13 bagi pensiunan Aparatur Sipil...

Tak Perlu ke Kota Besar, Pasang Ring Jantung di RSUD Rembang Bisa Pakai BPJS

Rembang - Layanan pemasangan ring jantung atau kateterisasi jantung...

Wisudawan Termuda, Mahasiswa ITB Ini Lulus di Usia 20 Tahun 5 Bulan

Bandung - Angel, mahasiswa Program Studi Teknik Metalurgi Institut...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini