Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 1.303.191 pelanggan memanfaatkan program diskon 30 persen untuk tiket Kereta Api (KA) Ekonomi Komersial selama masa libur sekolah yang berlangsung pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Dalam periode tersebut, KAI melayani total 3.451.031 pelanggan di berbagai rute. Dari jumlah itu, sekitar 37,8 persen penumpang menggunakan tarif diskon yang merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendorong mobilitas masyarakat.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi andalan selama musim liburan.
Menurut Anne, masyarakat memanfaatkan layanan kereta api untuk berbagai kebutuhan, mulai dari berwisata, pulang ke kampung halaman, hingga bersilaturahmi dengan keluarga.
Jika dibandingkan dengan periode libur sekolah tahun sebelumnya, jumlah pelanggan yang menikmati tarif diskon mengalami peningkatan. Pada 2025 tercatat sebanyak 1.173.612 pelanggan menggunakan program tersebut, sedangkan pada 2026 jumlahnya naik menjadi 1.303.191 pelanggan.
Kenaikan juga terjadi pada total jumlah pelanggan KAI yang meningkat dari 3.326.281 orang pada 2025 menjadi 3.451.031 pelanggan pada periode yang sama tahun ini.
Puncak pemanfaatan tarif diskon terjadi pada 5 Juli 2026 dengan total 94.977 pelanggan. Pada hari yang sama, KAI juga mencatat jumlah pelanggan harian tertinggi selama masa libur sekolah, yakni mencapai 254.939 penumpang.
Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun keberangkatan dengan jumlah pengguna tarif diskon terbanyak. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Yogyakarta, Semarang Poncol, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasarturi.
Sementara itu, relasi perjalanan yang paling diminati pelanggan adalah Lempuyangan–Pasar Senen. Rute favorit lainnya meliputi Pasar Senen–Lempuyangan, Surabaya Gubeng–Yogyakarta, serta Solo Balapan–Semarang Tawang.
Dari sisi layanan kereta, KA Joglosemarkerto menjadi kereta dengan jumlah pengguna tarif diskon terbanyak. Selanjutnya disusul KA Ambarawa Ekspres, KA Kaligung, KA Pangrango, dan KA Kamandaka.
Anne mengatakan, data perjalanan selama masa libur sekolah akan menjadi bahan evaluasi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
KAI, lanjutnya, terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, menjaga kebersihan, meningkatkan layanan digital, hingga mempercepat penanganan berbagai masukan pelanggan agar perjalanan semakin nyaman dan efisien.
“Kami ingin pelanggan merasakan bahwa perjalanan dengan kereta api semakin tertata, informatif, dan menyenangkan. Kepercayaan pelanggan menjadi dorongan bagi KAI untuk terus berbenah dan menghadirkan layanan yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Anne.

