26 C
Jakarta
Jumat, Juli 24, 2026
BerandaKATA TEKNOTEKNEWSBAKTI Kerahkan Kapal Khusus Perbaiki Kabel Laut Palapa Ring Tengah

BAKTI Kerahkan Kapal Khusus Perbaiki Kabel Laut Palapa Ring Tengah

Jakarta – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat perbaikan kerusakan pada sebagian kabel serat optik bawah laut jaringan Palapa Ring Tengah di ruas Melonguane–Morotai. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan layanan telekomunikasi di wilayah kepulauan utara Sulawesi.

Perbaikan tersebut merupakan upaya antisipatif agar gangguan konektivitas tidak meluas, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, dan Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Infrastruktur BAKTI Komdigi, Darien Aldiano, mengatakan seluruh tim saat ini fokus mempercepat pemulihan jaringan sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan telekomunikasi selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat di Kepulauan Sangihe, Talaud, dan Sitaro. Seluruh tim terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan infrastruktur vital ini sehingga konektivitas yang andal dapat segera kembali dinikmati masyarakat,” ujar Darien di Jakarta Pusat, Kamis (23/7).

BAKTI Kerahkan Kapal Khusus Perbaiki Kabel Laut Palapa Ring Tengah

Hasil pemantauan teknis menunjukkan gangguan pada kabel bawah laut diduga berkaitan dengan aktivitas tektonik pascagempa berkekuatan magnitudo 5,7 yang terjadi pada 26 Mei 2026, disertai sejumlah gempa susulan di kawasan Melonguane–Morotai. Titik kerusakan berada di kedalaman sekitar 3.400 meter atau sekitar 95 kilometer dari Terminal Station Morotai.

Karena lokasi kerusakan berada di laut dalam, proses perbaikannya memerlukan kapal khusus yang mampu melakukan penyambungan dan pemasangan kabel bawah laut pada kedalaman tersebut.

Untuk menjaga layanan tetap berjalan selama proses restorasi, BAKTI mengoptimalkan 286 titik akses internet yang memanfaatkan satelit SATRIA-1 di wilayah terdampak. Rinciannya meliputi 106 titik di Kabupaten Kepulauan Sangihe, 132 titik di Kabupaten Kepulauan Talaud, serta 48 titik di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Peningkatan kualitas layanan dilakukan dengan menyesuaikan kapasitas bandwidth menjadi 50 Mbps, 100 Mbps, hingga 150 Mbps sesuai kebutuhan di masing-masing lokasi. Tim teknis juga terus memantau performa jaringan agar aktivitas internet dan komunikasi digital masyarakat tetap berlangsung dengan baik.

Akses internet tersebut melayani berbagai fasilitas publik, mulai dari kantor pemerintahan, sekolah, puskesmas, rumah sakit, hingga fasilitas pertahanan dan keamanan.

Sesuai jadwal terbaru, kapal perbaikan akan bertolak dari Bitung menuju Morotai pada 28 Juli 2026 setelah seluruh dokumen administrasi dan perizinan pelayaran dinyatakan lengkap.

Selama proses perbaikan diperkirakan akan terjadi penghentian layanan pada periode kritis selama sekitar 12 hari. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, jaringan Palapa Ring Tengah ditargetkan kembali beroperasi normal pada 11 Agustus 2026.

BAKTI Komdigi memastikan akan terus memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan restorasi melalui kanal komunikasi resmi. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta operator seluler juga terus diperkuat guna menjaga kelancaran layanan telekomunikasi bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Baca Juga

Modus Penipuan ETLE Makin Marak, Jangan Asal Klik Link Tilang Elektronik

Jakarta - Perkembangan teknologi digital membawa banyak kemudahan dalam...

Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO

Indonesia resmi bergabung sebagai salah satu dari 29 negara...

Ramai di Media Sosial, Dugaan Pelecehan Mahasiswa Unesa Diduga Libatkan AI

Surabaya - Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan sejumlah...

Kemendag Buka Suara! Urus NIB Ternyata Tidak Ada Kaitannya dengan Pajak

Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan kewajiban memiliki Nomor...

Hobi Scrolling HP Berjam-jam? Bahaya Sebenarnya Ada pada Kebiasaan Ini

Yogyakarta - Maraknya tren olahraga di kalangan anak muda...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini