26.5 C
Jakarta
Kamis, Agustus 6, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANPrimaya Hospital Bekasi Utara Hadirkan 3 Layanan Unggulan

Primaya Hospital Bekasi Utara Hadirkan 3 Layanan Unggulan

Bekasi – Memasuki usia ke-7, Primaya Hospital Bekasi Utara menghadirkan layanan kesehatan dengan meluncurkan tiga layanan unggulan berbasis teknologi modern sekaligus menyalurkan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 300 pekerja rentan bukan penerima upah (BPU) di wilayah Bekasi Utara selama enam bulan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Tiga fasilitas unggulan dirancang untuk saling melengkapi, layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI) hadir untuk memperkuat kemampuan diagnostik melalui teknologi pencitraan beresolusi tinggi, sehingga membantu dokter memberikan diagnosis secara lebih cepat dan akurat.

Di sisi lain, Wellness Center dikembangkan sebagai pusat layanan promotif dan preventif yang menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari Medical Check Up (MCU), layanan estetik, layanan kesehatan mental, klinik gizi, hingga klinik imunisasi untuk berbagai kelompok usia. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan sekaligus melakukan deteksi dini berbagai penyakit.

Sementara itu, Brain & Neurospine Center menjadi pusat layanan terpadu yang menggabungkan keahlian dokter spesialis saraf, bedah saraf, serta ortopedi tulang belakang. Melalui kolaborasi tersebut, pasien dapat memperoleh pemeriksaan menyeluruh dengan pilihan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing, mulai dari terapi medis, rehabilitasi, tindakan minimal invasif, hingga operasi apabila diperlukan.

Direktur Primaya Hospital Bekasi Utara, Melanie Husna, mengatakan peringatan hari jadi ke-7 menjadi momentum untuk terus berkembang bersama masyarakat melalui inovasi layanan dan kepedulian sosial.

“Bagi kami, inovasi bukan hanya menghadirkan teknologi terbaru, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, komprehensif, dan berpusat pada pasien. Di saat yang sama, kami percaya rumah sakit juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, karena itu melalui kehadiran MRI, Wellness Center, dan Brain & Neurospine Center, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap layanan diagnostik, pencegahan, hingga penanganan yang lebih komprehensif. Di saat yang sama, kami percaya rumah sakit juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, pada momentum ulang tahun ke-7 ini kami juga menghadirkan perlindungan bagi pekerja rentan di sekitar rumah sakit,” ujarnya.

Tak hanya menghadirkan inovasi layanan kesehatan, Primaya Hospital Bekasi Utara juga menjalankan program CSR berupa bantuan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan bagi 300 pekerja rentan bukan penerima upah di wilayah Bekasi Utara.

Program tersebut menyasar pekerja sektor informal, seperti pedagang kaki lima, buruh harian lepas, pengemudi ojek, asisten rumah tangga, petani, hingga nelayan yang memiliki penghasilan terbatas dan belum terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui bantuan tersebut, para penerima manfaat diharapkan dapat bekerja dengan lebih aman dan produktif karena memperoleh perlindungan dari risiko kecelakaan kerja.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Kota, Ahmad Fauzan, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Primaya Hospital Bekasi Utara dan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi contoh sinergi positif antara dunia usaha dan penyelenggara jaminan sosial dalam memperluas perlindungan bagi pekerja.

“Perlindungan jaminan sosial merupakan hak setiap pekerja, termasuk pekerja informal yang selama ini masih banyak belum terlindungi. Kami mengapresiasi inisiatif Primaya Hospital Bekasi Utara yang memberikan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 300 pekerja rentan. Kolaborasi ini tidak hanya memperluas cakupan perlindungan, tetapi juga menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

Baca Juga

Pedestrian Deck Dukuh Atas Bakal Jadi Ikon dan Penghubung Kawasan TOD Jakarta

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PT...

BPJS Kesehatan Perkuat Data dan Iuran JKN dengan Empat Kementerian

Jakarta - BPJS Kesehatan memperkuat sinergi dengan empat kementerian...

Viral Pagar Besi di Sejumlah Mal, Menko Polkam Ungkap Alasan Sebenarnya

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko...

BGN Temukan 414 Dapur MBG Bermasalah, Pastikan Tak Ada yang Kebal Hukum

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan sebanyak 414...

BPS Catat Kemiskinan Indonesia Turun, 430 Ribu Warga Keluar dari Garis Miskin

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat kemiskinan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini