Jakarta – Pemprov DKI Jakarta tengah mempersiapkan uji coba operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai untuk masyarakat. Uji coba tersebut menjadi tahap awal sebelum layanan rute baru itu resmi beroperasi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan masyarakat akan dikenakan tarif khusus selama masa uji coba. Tarif yang ditetapkan sebesar Rp8.
Menurut Pramono, uji coba dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mencoba sekaligus mengenal rute LRT Jakarta yang menghubungkan Kelapa Gading hingga Manggarai.
“Sekarang ini saya sudah meminta untuk di lapangan dilakukan uji coba. Dan saya segera memutuskan sampai dengan kapan. Saya segera minta untuk secara khusus waktunya berapa lama uji coba ini, tarifnya adalah Rp8,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/8).
Pemprov DKI saat ini juga tengah menyusun payung hukum sebagai dasar pelaksanaan uji coba tersebut. Pramono menyebut aturan itu akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub).
Ia memastikan Pergub tersebut segera diterbitkan dan ditandatangani sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan LRT Jakarta hingga Stasiun Manggarai.
“Pergubnya saya akan segera keluarkan, tandatangani karena untuk menentukan itu kan harus ada Pergubnya. Pergubnya yang mengatur Rp8,” katanya.
Pramono menilai kehadiran LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai berpotensi membawa perubahan terhadap sistem transportasi di Ibu Kota. Jalur tersebut melewati sejumlah kawasan dengan aktivitas masyarakat yang cukup padat, mulai dari Kelapa Gading, Velodrome, Pramuka, hingga Manggarai.
Dengan adanya konektivitas tersebut, LRT diharapkan dapat menjadi alternatif perjalanan masyarakat sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan Jakarta.
Tak hanya memastikan kesiapan sarana transportasi, Pramono juga meminta penataan kawasan di sekitar jalur LRT dilakukan secara bersamaan. Salah satunya dengan memperbanyak ruang hijau melalui penghijauan di sepanjang lintasan.
“Saya pengen di atasnya ada LRT, di bawahnya adalah menjadi daerah yang tidak hanya beton aja, tetapi dihijaukan dengan tanaman yang ada dan kami segera memulai untuk itu,” tuturnya.
Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan mempersiapkan seluruh aspek operasional LRT dengan baik. Langkah tersebut dilakukan agar moda transportasi baru ini mampu memberikan layanan yang nyaman sekaligus memudahkan mobilitas warga Jakarta.

