32.7 C
Jakarta
Kamis, Oktober 22, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIPertamina Jalankan Energi Transisi Lewat Green Refinery Cilacap

Pertamina Jalankan Energi Transisi Lewat Green Refinery Cilacap

Jakarta – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Subholding Refinery & Petrochemical Pertamina, terus menyelesaikan Proyek Strategis Nasional (PSN) “Green Refinery Cilacap” dengan target kapasitas produk Biofuel hingga 6.000 barrel. Proyek ini merupakan salah satu program unggulan dalam energi transisi, guna mewujudkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) 23% pada tahun 2025.

Corporate Secretary KPI, Hermansyah Y Nasroen mengatakan, Green Refinery Cilacap dapat menjawab tantangan produk yang lebih ramah lingkungan. Kilang Cilacap yang ramah lingkungan dapat memproduksi Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) atau bahan bakar dengan komponen nabati.

Selain itu juga memproduksi bionafta dan bioavtur/Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbahan baku minyak inti kelapa sawit (yang telah melalui proses Refined, Bleached, and Deodorized) yang diolah bersamaan dengan avtur fosil melalui metode co–processing.

“Hal ini semakin diperkuat oleh pengalaman dan keahlian KPI di bisnis kilang, sejalan dengan perannya sebagai induk usaha kilang dan petrokimia Pertamina,” ujar Hermansyah dikutip dari laman kabarbumn.

Pertamina Jalankan Energi Transisi Lewat Green Refinery Cilacap
Dua petugas Pertamina menunjukkan produk ramah lingkungan dapat memproduksi Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) atau bahan bakar dengan komponen nabati. (katafoto/HO/Pertamina)

Kilang Cilacap sendiri merupakan contoh kilang terintegrasi yang sejalan dengan transisi energi.

Proyek ini ditargetkan dapat menambah kapasitas produksi dari 3.000 barrel per hari menjadi 6.000 barrel produk HVO, SAF, dan Bionafta yang berasal dari Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah. Unit baru dari Green Refinery Cilacap ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur termasuk Palm Oil Treater, Faractionator, dan fasilitas Offsite.

“Proyek green refinery ini akan berdampak positif mendukung program bauran energi Pemerintah, serta tercapainya pengurangan emisi menuju Net Zero Emission,” ungkap Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso 

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) merupakan anak perusahaan Pertamina yang menjalankan bisnis utama pengolahan minyak dan petrokimia sesuai dengan prinsip ESG (Environmental, Social & Governance).

KPI juga telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) dan berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi operasional sebagai bagian dari penerapan aspek ESG.

Baca Juga

BYD dan DENZA Perluas Jaringan di Indonesia, Arista Group Buka 20 Diler

katafoto, Jakarta - Industri otomotif Indonesia semakin bergerak menuju...

KPK Hibahkan Dua Tanah Rp9,6 Miliar ke Pemprov DKI, Satu Jadi Pos Damkar

katafoto, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan dua...

Target Pajak DKI Rp49,89 Triliun, Berapa yang Sudah Terkumpul?

katafoto, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan...

Indonesia Buka Peluang Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla, Mekanisme Dibahas

katafoto, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui penerimaan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini