24.7 C
Jakarta
Jumat, Februari 27, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALDensus 88 dan Sentra Handayani Latih Anak Korban Radikalisme dengan Hidroponik

Densus 88 dan Sentra Handayani Latih Anak Korban Radikalisme dengan Hidroponik

Jakarta – Kepala Sentra Handayani Jakarta, Masryani Mansyur, bersama tim Densus 88 AT Polri, meresmikan pembukaan lahan baru untuk pembangunan green house yang akan dimanfaatkan sebagai area perkebunan hidroponik. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan keterampilan vokasional bagi anak-anak korban radikalisme yang menjadi penerima manfaat di Sentra Handayani Jakarta, Senin (24/2).

“Program ini dirancang sebagai wadah pelatihan dan pengembangan kemandirian bagi anak-anak korban radikalisme melalui keterampilan bercocok tanam dengan metode hidroponik,” tulis Densus 88 dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa (25/2).

Hidroponik dipilih sebagai metode budidaya karena lebih ramah lingkungan, tidak memerlukan lahan luas, dan minim penggunaan pestisida. Sayur dan buah hasil budidaya hidroponik juga lebih sehat serta dapat dikembangkan di berbagai lokasi, termasuk perkotaan.

Densus 88 dan Sentra Handayani Latih Anak Korban Radikalisme dengan Hidroponik
Tim Densus 88 Polri dan Sentra Handayani Jakarta membuka lahan baru untuk pembangunan green house bagi anak-anak korban radikalisme di Sentra Handayani Jakarta (katafoto/HO/Humas Polri)

Selain sebagai sarana pelatihan keterampilan, program ini juga sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menetapkan Asta Cita yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional.

Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga bertujuan membekali anak-anak korban radikalisme dengan keterampilan yang dapat mereka manfaatkan di masa depan. Dengan pelatihan hidroponik ini, mereka diharapkan mampu mengembangkan kemandirian ekonomi serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

“Kami optimis bahwa program ini dapat memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak korban radikalisme dan menjadikan mereka individu yang produktif serta mandiri,” ujar perwakilan Densus 88

Dengan adanya green house ini, diharapkan para penerima manfaat dapat memperoleh keahlian dalam bercocok tanam secara modern dan berkelanjutan, sehingga membuka peluang bagi mereka untuk memiliki kehidupan yang lebih stabil dan sejahtera.

Baca Juga

Pajak Januari Melonjak 30,7 Persen, Sinyal Ekonomi Makin Menguat

Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan...

Toyota Borong 2.793 SPK di IIMS 2026, Model Hybrid Makin Diminati

Jakarta - PT Toyota-Astra Motor (TAM) membukukan hasil penjualan...

Bandara Djalaluddin Siap Naik Kelas Jadi Embarkasi Haji

Gorontalo - Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi memulai proyek pengembangan...

Tak Perlu Bingung, Begini Cara Ajukan Sanggah Data PBI dan Reaktivasi Bansos

Jakarta - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) membuka kanal...

Jateng Siap Diserbu 38 Juta Pemudik, 4.817 Jalan Berlubang Dikebut

Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan daerah...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini