26.7 C
Jakarta
Jumat, Juli 31, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANBank Emas Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan, Presiden Prabowo Apresiasi Jokowi

Bank Emas Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan, Presiden Prabowo Apresiasi Jokowi

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto, resmi meluncurkan layanan bank emas atau bullion bank pertama di Indonesia pada Rabu (26/02). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), atas upaya yang telah dilakukan dalam proses pendirian bank emas ini.

Prabowo mengungkapkan bahwa inisiatif pembentukan bullion bank telah berlangsung selama empat tahun di bawah kepemimpinan Jokowi. “Persiapan pendirian bank emas ini memakan waktu cukup lama, sekitar empat tahun. Namun, takdir membawa saya untuk meresmikannya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Jokowi atas upaya yang telah dilakukan,” ujarnya saat meresmikan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) di Jakarta.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa ia berencana untuk bertemu langsung dengan Jokowi dan menyampaikan permohonan maaf. “Mungkin besok saya akan bertemu dengan Pak Jokowi untuk meminta maaf,” katanya dengan nada bercanda.

Bank Emas Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan, Presiden Prabowo Apresiasi Jokowi
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada peluncuran layanan bank emas atau bullion bank pertama di Indonesia di The Gade Tower, Jakarta Rabu (26/2/2025). (katafoto/Iwan)

Prabowo juga mengakui bahwa selama masa kepemimpinannya, ia telah meresmikan berbagai proyek yang merupakan hasil kerja pemerintahan sebelumnya. “Saya mendapat banyak berkah dengan meresmikan proyek-proyek besar ini. Terima kasih kepada para menteri serta direksi BUMN yang telah bekerja keras,” tambahnya.

Sebagai tanda peresmian, Presiden Prabowo memasukkan emas ke dalam treasury box. Layanan bullion bank ini akan dikelola oleh dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI).

Menurut Prabowo, peresmian bank emas ini merupakan pencapaian penting bagi sektor keuangan dan investasi nasional, mengingat Indonesia memiliki cadangan emas terbesar keenam di dunia. “Langkah ini menjadi tonggak penting dalam pengelolaan kekayaan nasional. Proses panjang yang telah berlangsung selama lebih dari empat tahun akhirnya membuahkan hasil,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia harus dikelola dengan cermat, transparan, dan penuh tanggung jawab. “Dengan niat yang baik, tekad yang kuat, serta komitmen untuk memberantas korupsi, kita harus memastikan bahwa kekayaan ini tetap terjaga. Ini bukan hanya milik kita hari ini, tetapi juga warisan bagi anak dan cucu kita di masa depan,” pungkasnya.

Baca Juga

Toys Kingdom Beri Kejutan Iron Man untuk Anak Pejuang Kanker

Jakarta - Bermain menjadi bagian penting dalam dunia anak....

Peneliti UGM Sulap Garam Pantai Selatan Jadi Kosmetik Lulur Lumare

Yogyakarta - Tim peneliti dari Pusat Studi Sumberdaya dan...

LEPAS L8 Debut di Indonesia, SUV Hybrid Premium Dibanderol Rp589 Juta

Jakarta - LEPAS Indonesia resmi mengumumkan harga LEPAS L8,...

Bluebird Ubah Perjalanan Pelanggan Menjadi Gerakan Pelestarian Lingkungan

Bogor – Bluebird Group terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan...

Kemenaker Siapkan 270 Ribu Pelatihan Gratis untuk Pencari Kerja

Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memperkuat upaya peningkatan kualitas...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini