29.9 C
Jakarta
Senin, Oktober 5, 2026
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJAInvestasi Jakarta Tembus Rp173 Triliun di Semester I 2026, Pramono Beberkan Strategi

Investasi Jakarta Tembus Rp173 Triliun di Semester I 2026, Pramono Beberkan Strategi

katafoto, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan ibu kota mampu masuk jajaran 50 besar dalam Global Cities Index pada 2030. Target tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membawa Jakarta menuju kota global yang memiliki daya saing, sekaligus berkonsep green dan resilient.

Pramono mengatakan, peningkatan kepercayaan publik dan terciptanya kepastian bagi investor menjadi dua hal penting dalam proses transformasi Jakarta.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Jakarta Investment Awards (JIA) 2026 bertema “Investing in a Global, Green, and Resilient Jakarta” di Jakarta Selatan, Senin (14/9).

“Dengan menyongsong 500 tahun ini, mari kita buat Jakarta menjadi kota yang lebih baik, lebih aman, lebih nyaman, dan sekaligus membangun kepercayaan dunia untuk mereka datang berinvestasi di Jakarta,” ujar Pramono.

Perizinan Dipangkas Jadi Maksimal 15 Hari

Untuk mengejar target tersebut, Pemprov DKI Jakarta berupaya menghilangkan berbagai hambatan yang dapat mengganggu kepastian investasi.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat proses perizinan. Pengurusan sejumlah izin, termasuk Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), kini ditargetkan selesai maksimal dalam 15 hari kerja.

Menurut Pramono, pembenahan birokrasi tersebut turut mendorong peningkatan kepercayaan investor dan pembangunan di Jakarta. Ia menegaskan, sejumlah pembangunan dapat dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melalui kerja sama dengan mitra strategis.

“Sama sekali tidak menggunakan dana APBD. Dari mana? Strategic partner. Kenapa bisa? Kepercayaan yang dibangun, trust. Termasuk (pembangunan) di Taman Semanggi,” katanya.

Investasi Jakarta Tembus Rp173 Triliun di Semester I 2026, Pramono Beberkan Strategi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani dan para perwakilan perusahaan foto bersama pada Jakarta Investment Awards (JIA) 2026 “Investing in a Global, Green, and Resilient Jakarta” di Jakarta, Senin (14/9/2026). (katafoto/HO/Reza Pratama Putra)

Investasi Jakarta Tembus Rp270 Triliun

Perbaikan iklim investasi tercermin dari peningkatan realisasi investasi di Jakarta dalam beberapa tahun terakhir.

Nilai investasi meningkat dari sekitar Rp103 triliun pada 2021 menjadi Rp270 triliun pada 2025. Tren tersebut berlanjut hingga kuartal II 2026 dengan realisasi yang telah mencapai Rp173 triliun.

Saat ini, investasi Jakarta menyumbang sekitar 17,2 persen terhadap investasi nasional. Aktivitas tersebut turut mendukung pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,52 persen.

Pramono juga mengaitkan tingkat kepercayaan terhadap Jakarta dengan perkembangan sektor pariwisata dan kemampuan kota tersebut menjadi tuan rumah berbagai acara internasional.

“Untuk mengukur kepercayaan publik itu sederhana. Enggak mungkin yang namanya BTS tanggal 26, 27, 29 Desember main tiga hari, kalau Jakarta enggak aman, nyaman, enggak mungkin. Termasuk dua minggu lagi, yang namanya The Weeknd itu main di JIS,” kata dia.

Dunia Usaha Didorong Terus Berinvestasi

Dalam JIA 2026, Pramono memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang telah menanamkan modal dan ikut berkontribusi terhadap pembangunan Jakarta.

Ia berharap wajah Jakarta ke depan semakin terbuka, transparan, ramah terhadap investor, serta mampu meningkatkan kepercayaan dunia internasional.

“Secara khusus saya ingin menyampaikan terima kasih untuk itu. Karena saya meyakini, tanpa investasi di Jakarta, tanpa kepercayaan publik, wajah Jakarta tidak seperti sekarang ini,” ucapnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, turut mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Investment Awards 2026.

Menurut Shinta, ajang tersebut dapat menjadi bentuk penghargaan kepada pelaku usaha yang telah mengambil bagian dalam pembangunan Jakarta.

“Investasi yang berkualitas adalah capital yang compounds. Modal yang terus menggandakan nilai, yang menciptakan pekerjaan, yang meningkatkan produktivitas, menghidupkan pemasok lokal, membawa teknologi dan inovasi, dan pada akhirnya membuat sebuah kota semakin kuat menghadapi perubahan,” jelasnya.

Investor Tunggu Ekosistem yang Lebih Pasti

Shinta menilai Jakarta masih menjadi wilayah yang menarik bagi investor. Namun, ia mengatakan transformasi tetap dibutuhkan agar dunia usaha memperoleh kepastian dalam menjalankan kegiatan bisnis.

Sejumlah aspek yang dinilai perlu diperkuat antara lain penyederhanaan perizinan, kepastian hukum, reformasi perpajakan, hingga penurunan biaya energi.

“Ini bukan berarti dunia usaha kehilangan appetite untuk berinvestasi. Kami sedang menanti ekosistem yang membuat investasi lebih predictable, more competitive, and more productive,” katanya.

Shinta menambahkan, Jakarta memiliki posisi strategis karena menjadi titik pertemuan berbagai sumber daya, mulai dari modal, teknologi, talenta, pembiayaan hingga gagasan. Apindo, kata dia, berkomitmen terus menjadi mitra Pemprov DKI dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan Jakarta.

“Kami percaya Jakarta tidak perlu memilih antara global, green, atau resilient. Jakarta harus menjadi ketiganya at the same time,” tandas Shinta.

Baca Juga

Mau Masuk Ruang Kerja Gubernur Jakarta? Ini Keseruan Program Namu Balai Kota

katafoto, Jakarta - Gedung Balai Kota DKI Jakarta kembali...

APBN 2027 Disahkan, Rp4.106 Triliun Siap Digelontorkan untuk Belanja Negara

katafoto, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama...

Dinonaktifkan dari Jabatan, Segini Harta Kekayaan Eks Kalapas Cibinong Wisnu Hani

katafoto, Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan...

Okupansi di Atas 95 Persen, Ini Strategi Lippo Mall Kemang Gaet Pengunjung

katafoto, Jakarta - Memasuki usia ke-14 tahun, Lippo Mall...

BMW Group Indonesia Bawa BMW X7 dan MINI Countryman ke Art Jakarta 2026

katafoto, Jakarta - BMW Group Indonesia kembali memperkuat keterlibatannya...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini