28.6 C
Jakarta
Kamis, Oktober 29, 2026
BerandaKATA EKBISUtang Luar Negeri Indonesia Triwulan III 2024 Terkendali, Tumbuh 8,3%

Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan III 2024 Terkendali, Tumbuh 8,3%

Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III 2024 tercatat sebesar 427,8 miliar dolar AS, mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 8,3% (yoy). Perkembangan ini sebagian besar bersumber dari sektor publik, ditambah dengan pelemahan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk Rupiah.

Utang Luar Negeri Pemerintah Tetap Terkendali

Posisi ULN pemerintah pada periode tersebut mencapai 204,1 miliar dolar AS, tumbuh sebesar 8,4% (yoy) setelah sebelumnya mencatatkan kontraksi sebesar 0,8% (yoy) pada triwulan II 2024. Kenaikan ini dipengaruhi oleh:

  1. Penarikan pinjaman luar negeri untuk mendukung kebutuhan pembiayaan.
  2. Peningkatan aliran modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik, yang menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Pemerintah terus menunjukkan komitmen dalam:

  • Membayar kewajiban utang tepat waktu.
  • Mengelola ULN secara pruden dan akuntabel, dengan fokus pada efisiensi dan keberlanjutan.

Pemanfaatan ULN diarahkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas yang mendukung pembangunan nasional, seperti:

  • Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (21,0%).
  • Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial (18,9%).
  • Jasa Pendidikan (16,8%).
  • Konstruksi (13,6%).
  • Jasa Keuangan dan Asuransi (9,1%).

Hampir seluruh ULN pemerintah memiliki tenor jangka panjang, mencapai 99,9% dari total ULN, sehingga memastikan stabilitas pengelolaan utang.

Utang Luar Negeri Swasta Menurun

Pada triwulan III 2024, posisi ULN swasta tercatat 196,0 miliar dolar AS, mengalami kontraksi sebesar 0,6% (yoy), setelah tumbuh tipis 0,02% (yoy) pada triwulan II 2024. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh kontraksi pada ULN lembaga keuangan sebesar 3,2% (yoy).

Sektor ekonomi dengan porsi ULN swasta terbesar mencakup:

  1. Industri Pengolahan.
  2. Jasa Keuangan dan Asuransi.
  3. Pengadaan Listrik dan Gas.
  4. Pertambangan dan Penggalian.

Sebagian besar ULN swasta memiliki tenor jangka panjang, mencapai 75,3% dari total ULN swasta, yang mencerminkan struktur utang yang lebih stabil.

Struktur ULN Indonesia Tetap Sehat

Struktur ULN Indonesia pada triwulan III 2024 tetap menunjukkan kesehatan dengan:

  • Rasio ULN terhadap PDB yang terjaga di angka 31,1%, jauh di bawah ambang batas internasional.
  • Dominasi utang jangka panjang, mencapai 84,2% dari total ULN.

Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, memastikan penggunaannya tetap optimal untuk mendukung pembiayaan pembangunan dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Upaya pengelolaan ULN yang hati-hati dilakukan untuk:

  1. Meminimalkan risiko ekonomi akibat fluktuasi pasar global.
  2. Menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang mendukung kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Baca Juga

Tak Hanya Vaksin Malaria, BRIN Siapkan 19 Kandidat Obat Herbal

katafoto, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan inovasi...

Ingin Kulit Sehat dan Glowing? Jangan Abaikan Kebiasaan Sebelum Tidur Ini

katafoto, Jakarta - Kulit sehat dan tampak segar tidak...

Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, Jakarta dan Bekasi Sepakat Kelola Bantargebang 5 Tahun

katafoto, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan...

Danantara Bongkar Strategi Besar Transformasi BUMN, Teknologi dan Investasi Jadi Andalan

katafoto, Jakarta - Penguatan kinerja BUMN, pengembangan industri berbasis...

Tak Perlu Bolak-balik ke Kelurahan, SI JAGO Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

katafoto, Jakarta - Warga Kelurahan Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu,...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini