31.2 C
Jakarta
Rabu, Oktober 28, 2026
BerandaKATA EKBISCSR dan ESGMendukung Pelestarian Ekosistem Laut, PERURI Lepas Tukik di Bali

Mendukung Pelestarian Ekosistem Laut, PERURI Lepas Tukik di Bali

Bali – Untuk mendukung pelestarian lingkungan dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) melepas tukik (anak penyu) ke Pantai Saba, Gianyar, Bali. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dalam pelestarian lingkungan hidup yang diikuti sejumlah karyawan PERURI.

Penyu merupakan salah satu satwa laut yang dilindungi dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Penyu juga membantu mengontrol populasi ubur-ubur yang dapat mengganggu keseimbangan kehidupan laut lainnya. Tukik yang dilepas merupakan jenis satwa yang terancam populasinya akibat perburuan, pencemaran laut, dan rusaknya habitat alami.

Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan terhadap pelestarian lingkungan.

“Penyu tidak hanya merupakan satwa yang dilindungi, tetapi juga memiliki peran kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Kami berharap dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan laut. Langkah kecil seperti ini bisa memberikan dampak besar jika dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis PERURI.

Mendukung Pelestarian Ekosistem Laut, PERURI Lepas Tukik di Bali
Sejumlah karyawan PERURI melepas tukik (anak penyu) dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut di Pantai Saba, Gianyar, Bali (katafoto/HO/PERURI)

Kegiatan ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), dalam poin 14 tentang “Kehidupan Bawah Air” yang berfokus pada perlindungan dan pelestarian ekosistem laut.

Adi menambahkan, program PERURI yang bermitra dengan Bumi Journey, lembaga swadaya masyarakat di bidang konservasi satwa laut ini tidak berhenti pada pelepasan tukik.

“Kami berencana melanjutkan program ini dengan langkah-langkah yang lebih besar, seperti mendukung penanaman vegetasi pesisir, pengembangan habitat penyu, dan penyediaan fasilitas penangkaran. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan,”imbuhnya.

Pengelola konservasi penyu di Pantai Saba, Andri mengapresiasi terhadap inisiatif PERURI yang memberikan dampak positif.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya mendukung konservasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya menjaga lingkungan laut. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain,” ujarnya.

Melalui program TJSL ini, PERURI terus menunjukkan perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada keberhasilan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar terhadap lingkungan.

Baca Juga

Styles AsikFest 2026 Jadi Panggung bagi Kreator dan UMKM Lokal

katafoto, Jakarta - Lippo Malls Indonesia (LMI) menuntaskan penyelenggaraan...

Olahraga demi Kesehatan atau Cuma Cari Validasi di Media Sosial?

katafoto, Jakarta - Olahraga kini semakin lekat dengan budaya...

Tak Perlu Bolak-balik ke Kelurahan, SI JAGO Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

katafoto, Jakarta - Warga Kelurahan Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu,...

Cegah Abrasi, Kepulauan Seribu Bakal Dihijaukan dengan 105 Ribu Mangrove

katafoto, Jakarta - Sebanyak 105.000 bibit mangrove akan ditanam...

Kebutuhan Beras Capai 2,5 Juta Ton per Bulan, Mentan Amran Optimistis Stok Tetap Terjaga

katafoto, Jakarta - Pemerintah memastikan ketersediaan beras nasional mencukupi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini