26.9 C
Jakarta
Kamis, Agustus 6, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHCuaca Ekstrem, Jalur Pendakian Gunung Semeru Mulai Ditutup Hingga 16 Januari

Cuaca Ekstrem, Jalur Pendakian Gunung Semeru Mulai Ditutup Hingga 16 Januari

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengumumkan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Semeru mulai 2 hingga 16 Januari 2025 untuk menjaga keselamatan para pendaki. Keputusan ini didasarkan pada evaluasi kondisi cuaca yang diperkirakan akan ekstrem di awal tahun 2025.

Dalam pengumuman bernomor PG.12/T.8/TU/KSA.5.1/B/12/2024, Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyampaikan bahwa pendakian terakhir akan dilakukan pada 31 Desember 2024. Pendaki yang masih berada di jalur diminta untuk menyelesaikan pendakian dan turun pada 1 Januari 2025.

“Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung dari ancaman bencana alam yang dipicu cuaca ekstrem,” ujar Rudijanta dalam keterangan tertulis dikutip dari laman berita satu, Rabu (01/1)

Selama masa penutupan, BB TNBTS mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pendakian secara ilegal. Partisipasi dari pelaku wisata dan masyarakat sangat diharapkan untuk membantu menyebarkan informasi ini serta memberikan edukasi terkait pentingnya keselamatan saat mendaki.

Cuaca Ekstrem, Jalur Pendakian Gunung Semeru Mulai Ditutup Hingga 16 Januari
Pengumuman penutupan sementara jalur pendakian Gunung Semeru, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS). (katafoto/HO/BB TNBTS)

“Pendakian yang aman adalah pendakian yang mengikuti peraturan. Kita semua harus berperan dalam menjaga alam dan melindungi keselamatan bersama,” tambahnya.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses situs web resmi di www.bromotenggersemeru.org atau melalui media sosial BB TNBTS.

Sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan, Gunung Semeru memerlukan pengelolaan yang cermat. Langkah penutupan sementara ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan, sekaligus memastikan keamanan bagi para wisatawan.

Baca Juga

Bukan Sekadar Cepat, XL Borong Empat Gelar Bergengsi Ookla Speedtest Awards 2026

Jakarta - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (XLSMART) melalui...

Petani Tembakau Turun ke Jalan Desak PP 28/2024 Dikaji Ulang

Jakarta - Ratusan petani tembakau dari berbagai daerah sentra...

DPR Usul Gaji Kepala Daerah Naik, Sudah 26 Tahun Tak Pernah Disesuaikan

Jakarta - Komisi II DPR mengusulkan pemerintah meninjau kembali...

Pemprov DKI: Pembakaran Sampah Tak Ditoleransi, Pelanggar Siap Ditindak

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat...

Ini Bukan Kenaikan, Tarif Transbandara Blok M-Bandara Soetta Rp15.000

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan tarif...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini