32 C
Jakarta
Rabu, Juni 10, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALKementerian Luar Negeri RI Bantah Isu Pemindahan Warga Gaza ke Indonesia

Kementerian Luar Negeri RI Bantah Isu Pemindahan Warga Gaza ke Indonesia

Jakarta – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (RI) dengan tegas membantah isu yang beredar mengenai rencana pemindahan sebagian warga Gaza ke Indonesia. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa tidak ada rencana atau informasi apapun mengenai relokasi dua juta penduduk Gaza ke tanah air.

Dalam keterangannya yang disampaikan pada Selasa (20/1), Kementerian Luar Negeri menyebutkan bahwa Indonesia tidak pernah menerima informasi atau proposal terkait pemindahan warga Gaza sebagai bagian dari upaya rekonstruksi pasca-konflik. “Pemerintah RI tidak pernah memperoleh informasi apapun, dari siapapun, maupun rencana apapun terkait relokasi sebagian dari dua juta penduduk Gaza ke Indonesia,” demikian pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri.

Tidak Bersepekulasi

Lebih lanjut, Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa Indonesia tidak ingin berspekulasi tentang isu tersebut tanpa adanya informasi yang lebih jelas dan konkret. Pemerintah Indonesia juga menegaskan posisi teguhnya bahwa upaya pemindahan warga Gaza tidak dapat diterima.

“Indonesia tetap tegas dengan posisi bahwa segala upaya untuk memindahkan warga Gaza tidak dapat diterima,” tegas pernyataan itu. Pemerintah Indonesia berpendapat bahwa relokasi warga Gaza hanya akan memperkuat pendudukan ilegal Israel atas wilayah Palestina dan dapat mendukung strategi lebih besar yang bertujuan mengusir warga Palestina dari Gaza.

Selain itu, Indonesia menekankan bahwa gencatan senjata di Gaza harus dijadikan momentum untuk memulai dialog dan negosiasi yang bertujuan untuk mencapai solusi dua negara, yang sesuai dengan hukum internasional dan parameter internasional yang telah disepakati.

Isu ini sebelumnya mencuat setelah laporan dari media AS, NBC News, pada Sabtu (18/1), yang mengutip seorang pejabat transisi kepemimpinan AS. Pejabat tersebut menyebutkan bahwa utusan Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, berencana mengunjungi Gaza untuk memastikan implementasi gencatan senjata. Dalam laporan tersebut, disebutkan pula bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang dibahas sebagai tujuan potensial untuk relokasi sebagian warga Gaza.

Namun, Kementerian Luar Negeri Indonesia menegaskan bahwa hal tersebut tidak berdasar dan bertolak belakang dengan kebijakan Indonesia yang konsisten dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

Baca Juga

DPR Resmi Sahkan UU P2SK, Industri Kripto hingga BEI Masuk Babak Baru

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan...

AceKid Hadir di Indonesia, Usung Susu Segar Tanpa Pemanis Tambahan

Jakarta  - Menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi nutrisi yang...

Penderita Asam Lambung Wajib Tahu, Makanan dan Minuman Ini Bisa Picu GERD

Jakarta - Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease...

Dugaan Suap Pengurusan WNA Terbongkar, KPK Tahan Silmy Karim

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Wakil...

Program Makan Gratis Masuk Wilayah 3T, BGN Andalkan Kantin dan Dapur CSR

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan sejumlah skema...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini