26 C
Jakarta
Minggu, April 19, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHPenyelundupan Senjata Rp1,3 Miliar ke KKB Papua Berhasil Digagalkan

Penyelundupan Senjata Rp1,3 Miliar ke KKB Papua Berhasil Digagalkan

Papua – Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 dan Polda Papua berhasil menggagalkan upaya penyelundupan senjata api dan amunisi yang diduga akan dikirimkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, yang dikomandoi oleh Lerimayu Telengen.

Keberhasilan operasi ini merupakan hasil pemantauan intelijen sejak 1 hingga 7 Maret 2025, yang mengidentifikasi adanya pergerakan senjata dari Jayapura menuju Puncak Jaya. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, senjata tersebut dikirim oleh seorang pria bernama Yuni Enumbi (29), yang akhirnya berhasil diamankan dalam operasi ini.

Kronologi Penangkapan

Pada 6 Maret 2025, tim Satgas Ops Damai Cartenz-2025 menangkap Yuni Enumbi di KM 76, Kabupaten Keerom. Selain Enumbi, dua orang lainnya yang terlibat dalam pengiriman barang juga turut diamankan, yakni:

  1. Yudhi Kalalo – Sopir yang mengangkut barang.
  2. Matius Payokwa – Asisten sopir atau helper.
Penyelundupan Senjata Senilai Rp1,3 Miliar ke KKB Papua Berhasil Digagalkan
Barang bukti berupa senjata api, amunisi dan uang tunai Rp369 juta disita Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 dan Polda Papua dalam konfrensi pers di Mapolda Papua, Sabtu (08/03/2025) (katafoto/HO/Humas Polri)

Keduanya mengaku tidak mengetahui isi muatan yang mereka bawa. Dalam operasi ini, aparat berhasil menyita sejumlah barang bukti penting, di antaranya:

1. Senjata Api dan Amunisi:

  • 2 pucuk senjata api laras panjang (belum dirakit).
  • 4 pucuk pistol G2 Pindad.
  • 632 butir amunisi kaliber 5,56 mm.
  • 250 butir amunisi 9 mm.
  • 1 senapan angin (belum dirakit), lengkap dengan aksesori berupa: laser senter + mountingm teleskop + peredam, popor kayu coklat, laras dan tabung senapan angin.

2. Peralatan Tambahan:

  • 1 unit air compressor bertuliskan “United Waran Biru” yang diduga digunakan untuk penyimpanan senjata.
  • 1 unit ponsel Vivo Y19S.
  • 1 buah pompa dan 1 tas angin.
  • 1 kunci T dan 1 paket gurinda portabel.
  • Beberapa tas berisi identitas diri dan kartu ATM.

3. Uang Tunai: Rp369.600.000 (Tiga ratus enam puluh sembilan juta enam ratus ribu rupiah).

Berdasarkan pengakuan tersangka, senjata dan amunisi tersebut diperoleh dengan harga Rp1,3 miliar dari luar Papua dan rencananya akan disalurkan kepada KKB di Puncak Jaya.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa operasi ini masih akan terus berlanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

“Keberhasilan ini bukan akhir, tetapi awal dari penyelidikan lebih mendalam. Kami akan terus menelusuri asal-usul senjata ini dan pihak-pihak yang terlibat,” ujar Kombes Yusuf.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, memberikan apresiasi atas kinerja tim yang berhasil menggagalkan penyelundupan ini.

“Berkat kerja keras tim, kami berhasil mencegah masuknya berbagai jenis senjata dan amunisi yang rencananya akan disuplai kepada kelompok bersenjata di Puncak Jaya,” ungkapnya.

Baca Juga

BMW Rayakan 25 Tahun di Indonesia, Festival of JOY Bikin Heboh

Jakarta - BMW Group Indonesia menghadirkan BMW Group Festival...

Terungkap, Ini Alasan Para Profesional Mau Datang ke Event Offline

Jakarta - Acara tatap muka seperti konser, festival kuliner,...

Jakarta Makin Aman, Transportasi Publik dan Ruang Sosial Jadi Kunci

Jakarta berhasil meraih posisi kedua sebagai kota paling aman...

Cara Jitu Bikin Anak Semangat Sekolah Lagi Setelah Libur Panjang

Jakarta - Usai masa libur panjang seperti lebaran, banyak...

Kementerian PU Ngebut, Bendungan Cijurey dan Cibeet Jadi Kunci Atasi Banjir

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) mempercepat pembangunan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini