34.2 C
Jakarta
Senin, September 21, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANKasus Campak Tercatat Naik, Dinkes DKI Gencarkan Imunisasi Massal Anak

Kasus Campak Tercatat Naik, Dinkes DKI Gencarkan Imunisasi Massal Anak

Jakarta – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menekankan pentingnya pencegahan penyakit campak sejak lingkungan keluarga. Sejumlah langkah cepat pun digencarkan agar kasus tidak semakin meluas.

Hingga periode Januari–September 2025, tercatat 218 kasus campak dan 63 kasus rubela di Jakarta. Meski demikian, tidak ada laporan kematian terkait kasus tersebut.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa salah satu langkah utama pencegahan dilakukan melalui Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi tanggap wabah.

“Kalau ada kasus campak, tidak boleh dibiarkan. Kita harus segera melakukan respons dengan menghitung jumlah anak yang perlu diimunisasi agar penularan bisa dikendalikan,” ujar Ani dalam webinar Cegah Campak dari Rumah Kita, Selasa (9/9).

Program ORI tahun ini difokuskan di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, yang mencatat peningkatan kasus paling tinggi. Targetnya sekitar 9.000 anak, dan saat ini cakupan imunisasi sudah mencapai 77,22 persen.

Melansri dari laman berita jakarta, Ani menekankan bahwa campak merupakan penyakit menular dengan tingkat penyebaran sangat cepat. Virus morbillivirus dapat menular melalui udara, percikan batuk, sekresi hidung, hingga benda yang terkontaminasi.

“Penularannya sangat mudah dan bisa menjadi serius jika menyerang anak-anak,” jelasnya.

Karena itu, imunisasi menjadi tameng utama. Vaksinasi campak diberikan pertama pada usia 9 bulan, diulang pada usia 18 bulan, lalu dosis ketiga saat anak memasuki sekolah dasar.

“Imunisasi adalah pencegahan paling efektif untuk menekan penyebaran campak,” tegas Ani.

Selain vaksinasi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga harus dibiasakan, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan rutin mencuci tangan dengan sabun.

“PHBS ini penting, tidak hanya untuk mencegah campak tetapi juga berbagai penyakit menular lainnya,” imbuhnya.

Ani pun mengajak keluarga dan tokoh masyarakat menjadi garda terdepan dalam mendukung program imunisasi campak-rubela.

“Pencegahan ini tidak bisa dilakukan pemerintah saja, melainkan butuh kerja sama semua pihak agar anak-anak Jakarta terlindungi dari ancaman campak di masa mendatang,” pungkasnya.

Baca Juga

Investasi Jakarta Tembus Rp173 Triliun di Semester I 2026, Pramono Beberkan Strategi

katafoto, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan...

Malam Final Abang-None Jakarta 2026, Herve Pierre dan Citra Sabet Gelar Juara

katafoto, Jakarta - Herve Pierre Sidarta (Piere) asal Jakarta...

MRT Thamrin-Kwitang Segera Dibangun, Pemprov DKI Mulai Data Lahan Warga

katafoto, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai...

Grab Berangkatkan 105 Mitra Pengemudi Umrah Gratis, Ada Kisah Inspiratif di Baliknya

katafoto, Tangerang - Sebanyak 105 Mitra Pengemudi Grab mendapat...

Mafia Haji dan Umrah Dibidik, Kemenhaj Buka Kanal Pengaduan untuk Masyarakat

katafoto, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperluas...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini