26.1 C
Jakarta
Kamis, Januari 8, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIPGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik Panas Bumi, Proyek Ulubelu 30 MW Melaju

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik Panas Bumi, Proyek Ulubelu 30 MW Melaju

Jakarta – Sinergi dua BUMN energi, PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero), dalam pengembangan pembangkit listrik panas bumi memasuki fase lanjutan. Melalui anak usahanya, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) yang berkolaborasi dengan PT PLN Indonesia Power (PLN IP), kedua pihak resmi menyepakati tarif listrik dengan PT PLN (Persero) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu Bottoming Unit berdaya 30 megawatt (MW).

Proyek Ulubelu Bottoming Unit menjadi pembangkit panas bumi berbasis teknologi binary pertama yang dikembangkan bersama PGE dan PLN IP di wilayah kerja eksisting PGE Ulubelu. Pembangkit ini mengadopsi teknologi co-generation untuk memanfaatkan panas sisa agar lebih optimal. Selain itu, proyek ini juga masuk dalam tahapan pengadaan Independent Power Producer (IPP) di lingkungan PLN serta mendukung target PGE mencapai kapasitas terpasang 1 gigawatt (GW) dalam dua hingga tiga tahun mendatang.

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Edwil Suzandi, menyampaikan bahwa kesepakatan tarif listrik tersebut menjadi tonggak penting dalam kerja sama PGE dan PLN Indonesia Power. Tahapan selanjutnya meliputi pembentukan perusahaan patungan, proses pengadaan Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC), serta penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PPA).

“Seluruh proses tersebut ditargetkan mulai dipercepat secara paralel pada Januari 2026, guna mengejar target Commercial Operation Date (COD) pada 2027,” ujar Edwil dikutip dalam keterangan tertulis. 

Ia menambahkan, transisi energi nasional perlu terus didorong melalui pemanfaatan sumber energi bersih yang tersedia di dalam negeri. Kolaborasi PGE dan PLN IP dalam proyek Ulubelu Bottoming Unit diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan proyek serupa di wilayah kerja PGE lainnya, seperti Lahendong di Sulawesi Utara dan Lumut Balai di Sumatera Selatan.

“Ini merupakan kontribusi konkret PGE dalam memperkuat ekosistem transisi energi sekaligus mendukung ketahanan energi nasional,” katanya.

Sebelumnya, pada Agustus lalu, Pertamina dan PLN telah menandatangani nota kesepahaman pengembangan panas bumi di 19 proyek eksisting dengan total potensi kapasitas mencapai 530 MW. Kerja sama tersebut difasilitasi oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Sejalan dengan percepatan pengembangan proyek-proyek tersebut, PGE dan PLN IP juga menandatangani Perjanjian Komitmen Konsorsium untuk pengembangan PLTP Ulubelu Bottoming Unit berkapasitas 30 MW serta PLTP Lahendong Bottoming Unit 1 sebesar 15 MW. Kedua proyek ini diharapkan mampu menambah kapasitas pembangkit hingga 45 MW melalui optimalisasi teknologi panas bumi.

Secara keseluruhan, kolaborasi ini membuka peluang penambahan kapasitas hingga 1.130 MW dengan estimasi nilai investasi mencapai sekitar US$5,4 miliar. Potensi tersebut berasal dari pengembangan lapangan panas bumi yang telah beroperasi maupun wilayah prospektif baru.

Sebagai pelopor industri panas bumi nasional dengan pengalaman lebih dari empat dekade, PGE saat ini mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW yang tersebar di enam wilayah operasi. Selain itu, PGE juga tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis, antara lain PLTP Hululais Unit 1 dan 2 berkapasitas 110 MW, serta berbagai proyek co-generation dengan total kapasitas mencapai 230 MW.

Baca Juga

Lonjakan Penumpang Nataru, Face Recognition KAI Jadi Andalan

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak...

Ibu Pegang Peran Krusial Keuangan Keluarga, Tapi Rentan Terjebak Pinjol

Jakarta - Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa...

Kualitas Hidup Warga Meningkat, IPM Kota Tangerang Capai 82,41

Tangerang - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang menunjukkan...

Papan Interaktif Digital Hadir di Sekolah Blora, Belajar Kini Lebih Menyenangkan

Blora - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen),...

Uji Kendaraan Resmi Berlaku, Kemenhub Wajibkan SIM PKB Fullcycle

Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan resmi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini