28 C
Jakarta
Jumat, Juli 10, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANLibur Nataru Ratusan Barang Tertinggal di Kereta Cepat Whoosh, Ini yang Paling...

Libur Nataru Ratusan Barang Tertinggal di Kereta Cepat Whoosh, Ini yang Paling Banyak

Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan laporan barang tertinggal selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), seiring meningkatnya pergerakan penumpang Kereta Cepat Whoosh. Sepanjang periode libur tersebut, tercatat 372 barang masuk dalam sistem layanan lost and found, dengan 123 di antaranya telah berhasil dikembalikan kepada pemilik.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa tingginya aktivitas penumpang pada masa liburan berkontribusi langsung terhadap meningkatnya potensi barang tertinggal, khususnya pada jam-jam padat.

“Barang-barang yang tertinggal ditemukan baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian Kereta Cepat Whoosh. Jenis barang yang paling sering dilaporkan antara lain botol minum, earphone bluetooth, tas, mainan anak, aksesori, hingga oleh-oleh. Umumnya tertinggal saat penumpang turun dari kereta atau berpindah area di stasiun,” ujar Eva dikutip dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, setiap barang yang ditemukan oleh petugas langsung diamankan dan dilaporkan sesuai prosedur. Petugas kemudian melakukan pendataan secara menyeluruh, mulai dari jenis dan ciri barang, lokasi serta waktu penemuan, hingga dokumentasi ke dalam sistem lost and found. Barang-barang tersebut selanjutnya disimpan di ruang khusus yang telah disiapkan sesuai standar operasional.

Libur Nataru Ratusan Barang Tertinggal di Kereta Cepat Whoosh, Ini yang Paling Banyak
Petugas keamanan menemukan barang yang tertinggal selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kereta Cepat Whoosh masuk dalam sistem layanan lost and found. (katafoto/HO/KCIC)

Secara keseluruhan sepanjang tahun 2025, KCIC mencatat total 7.560 barang terdaftar dalam sistem lost and found, dengan 3.744 barang di antaranya telah diklaim kembali oleh pemiliknya.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang selama periode Nataru, KCIC menyiagakan 530 personel keamanan yang ditempatkan di seluruh stasiun dan jalur operasional Whoosh. Selain itu, pengawasan juga diperkuat melalui 1.846 unit kamera CCTV yang terpasang di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta sebagai bagian dari sistem pengamanan terintegrasi.

Bagi penumpang yang merasa kehilangan barang, KCIC menyediakan berbagai kanal pelaporan, mulai dari layanan Customer Service di stasiun, Contact Center 150909, WhatsApp 0811-8888-111, email cs@kcic.co.id, hingga pesan langsung melalui akun Instagram @keretacepat_id. Penumpang diminta menyertakan deskripsi barang, waktu, dan lokasi kejadian saat melapor.

Meski demikian, Eva menegaskan bahwa tanggung jawab atas barang bawaan tetap berada pada masing-masing penumpang.

“Kami siap mengamankan dan mencatat setiap barang yang ditemukan sesuai ketentuan. Namun kami terus mengimbau penumpang agar lebih waspada terhadap barang pribadi, terutama saat turun dari kereta atau berpindah area di stasiun,” pungkasnya.

Baca Juga

Kenali Tanda Skincare yang Tidak Cocok di Wajah, Nomor 7 Sering Diabaikan

Jakarta - Memilih produk skincare yang sesuai dengan jenis...

Resmikan B50, Prabowo Sebut Indonesia Hemat Rp170 Triliun dari Impor Energi

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan peluncuran Biodiesel B50...

Yusril Tegaskan Perpres Pertahanan Negara Bukan Aturan Khusus tentang LGBTQ

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia,...

Dukcapil Ungkap Celah Kebocoran Data, Masyarakat Diminta Stop Unggah Foto e-KTP

Jakarta - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil)...

KPU DKI Catat 8,23 Juta Pemilih, Ada 68 Ribu Pemilih Baru di Jakarta

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mencatat...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini