25.4 C
Jakarta
Selasa, Februari 24, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANPAM JAYA Dikebut, Pramono Optimistis Jakarta Bebas Krisis Air

PAM JAYA Dikebut, Pramono Optimistis Jakarta Bebas Krisis Air

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan target percepatan perluasan layanan air bersih oleh PAM JAYA hingga mencapai 90 persen pada tahun ini. Saat ini, cakupan layanan PAM JAYA pada 2025 tercatat telah menyentuh angka 80,5 persen.

Pramono berharap target tersebut dapat terealisasi sesuai dengan rencana yang telah dipaparkan manajemen PAM JAYA. Ia optimistis, apabila capaian 90 persen dapat diraih pada 2026, maka akses air bersih bagi seluruh warga Jakarta berpeluang terwujud sepenuhnya pada 2029 dengan kualitas layanan yang memadai.

“Saya berharap apa yang disampaikan Direktur Utama tadi benar-benar bisa diwujudkan. Jika 90 persen tercapai pada 2026, maka pada 2029 mudah-mudahan kita bisa mencapai 100 persen, tentunya dengan kualitas air yang baik,” ujar Pramono saat menghadiri acara di eks Gedung Meter PAM JAYA, Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (8/12).

Ia juga memberikan apresiasi atas komitmen PAM JAYA dalam mengejar target layanan air bersih menyeluruh di Jakarta. Menurut Pramono, tata kelola perusahaan air minum daerah tersebut kini menunjukkan perbaikan signifikan dan dinilai semakin sehat secara manajerial.

Melnasir dari laman Berita jakata, transformasi PAM JAYA menjadi perusahaan perseroan daerah (Perseroda), Pramono mendorong agar perusahaan tersebut mempersiapkan langkah menuju penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada 2027. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan profesionalisme pengelolaan perusahaan.

“Harapannya, persiapan bisa dimulai dengan baik pada 2026 dan maksimal pada 2027 PAM JAYA dapat melakukan IPO sekitar 30 persen. Saya yakin PAM JAYA akan menjadi perusahaan yang sangat sehat,” tambahnya.

Pramono juga menilai peningkatan kualitas layanan air bersih sudah mulai dirasakan masyarakat, khususnya di kawasan yang sebelumnya kerap mengalami keterbatasan pasokan air. Ia pun yakin PAM JAYA mampu terus meningkatkan kinerja pelayanan publik ke depannya.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono meresmikan dimulainya pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Gedung tersebut dirancang setinggi 11 lantai dengan satu lantai basement.

Bangunan dengan luas 18.853,80 meter persegi itu akan dibangun menggunakan dana Penyertaan Modal Daerah (PMD) senilai Rp259 miliar. Pramono berharap gedung ini dapat menjadi pusat pengelolaan sistem air berbasis gravitasi sekaligus rujukan nasional dalam manajemen air.

Ia juga menekankan pentingnya fungsi edukatif dari gedung tersebut agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan air. Pramono berharap PAM JAYA terus melakukan inovasi berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Utama PT PAM JAYA (Perseroda) Arief Nasrudin menjelaskan bahwa perusahaan akan melakukan pemasangan jaringan pipa baru secara besar-besaran guna mengejar target perluasan layanan. Fokus pembangunan akan diarahkan ke wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta kawasan perbatasan dengan Depok.

Pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA menjadi salah satu strategi utama untuk mempercepat perluasan jaringan perpipaan. Gedung ini akan dilengkapi pusat koordinasi layanan air minum, pusat informasi pelanggan, ruang pelayanan publik, serta pusat edukasi air.

Arief menambahkan, pusat edukasi air tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang menarik bagi masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman tentang pentingnya konservasi air, terutama bagi generasi muda.

“Di dalam gedung ini akan ada pusat edukasi air yang pertama di Indonesia. Kami ingin isu air dikenalkan sejak dini, mulai dari anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah,” tutup Arief.

Baca Juga

Warga Protes Padel Berisik, Pemprov DKI Bakal Batasi Jam Operasional

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan akan...

Bandara Djalaluddin Siap Naik Kelas Jadi Embarkasi Haji

Gorontalo - Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi memulai proyek pengembangan...

Tak Perlu Bingung, Begini Cara Ajukan Sanggah Data PBI dan Reaktivasi Bansos

Jakarta - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) membuka kanal...

Transjakarta Longgarkan Aturan Buka Puasa Saat Ramadan, Ini Batas Waktunya

Jakarta - Selama bulan suci Ramadan PT Transportasi Jakarta...

Sakit Siang atau Malam? Puskesmas 24 Jam di Bandung Diserbu Warga

Bandung - Pemerintah Kota Bandung menghadirkan layanan Puskesmas 24...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini