32.6 C
Jakarta
Kamis, Februari 26, 2026
BerandaKATA EKBISCSR dan ESGDana Miliaran Digelontorkan, UNICEF dan DBS Fokus Benahi Gizi dan Pendidikan Anak...

Dana Miliaran Digelontorkan, UNICEF dan DBS Fokus Benahi Gizi dan Pendidikan Anak NTT

Jakarta – UNICEF Indonesia bersama DBS Foundation resmi mengumumkan kolaborasi dua tahun yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan anak di Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan perhatian utama pada aspek pendidikan dan gizi.

Melalui kemitraan ini, DBS Foundation mengalokasikan dukungan senilai SGD 3,51 juta (sekitar USD 2,7 juta) untuk menjalankan program terpadu bagi anak usia 4–12 tahun di sejumlah PAUD dan sekolah dasar di NTT. Selama periode dua tahun, inisiatif tersebut ditargetkan menjangkau sedikitnya 5.270 penerima manfaat langsung. Intervensi tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga melibatkan orang tua, pengasuh, guru, serta kepala sekolah melalui penguatan kapasitas dan sistem pendukung.

NTT masih menghadapi berbagai persoalan yang berdampak pada kualitas gizi dan pendidikan anak. Program ini dirancang dengan pendekatan menyeluruh, berangkat dari pemahaman bahwa anak akan belajar lebih optimal ketika kebutuhan nutrisi terpenuhi dan layanan pendidikan usia dini diperkuat secara bersamaan. Pelaksanaan program dilakukan bersama pemerintah pusat dan otoritas daerah di NTT, sekaligus berkontribusi pada penguatan sistem di tingkat nasional dan subnasional.

“Setiap anak berhak memperoleh awal kehidupan terbaik,” ujar Katheryn Bennett, Chief of Education UNICEF Indonesia. “Masa awal kehidupan merupakan periode krusial untuk memenuhi hak tersebut. Ketika anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, kesempatan belajar berkualitas, serta lingkungan yang aman dan melindungi, mereka memiliki fondasi untuk tumbuh optimal dan mencapai potensi penuh. UNICEF terus mendukung upaya Pemerintah Indonesia mewujudkan hal ini bagi setiap anak. Kami berterima kasih atas komitmen DBS Foundation yang bersama UNICEF mendorong pendekatan holistik demi manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.”

Dana Miliaran Digelontorkan, UNICEF–DBS Fokus Benahi Gizi dan Pendidikan Anak NTT
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika (kedua kanan) dalam sesi talkshow peluncuran program kerjasama DBS Foundation dan UNICEF Indonesia di Jakarta, Rabu (25/02/2026). (katafoto/Fery Pradolo)

Senada dengan itu, Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, menegaskan komitmen lembaganya. Di DBS Foundation, kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup komunitas rentan dengan menyediakan kebutuhan dasar dan mendorong inklusi keuangan. Membangun fondasi yang baik sejak dini merupakan kunci untuk membantu anak-anak berkembang seiring bertambahnya usia dan melewati berbagai tahapan kehidupan. 

“Kolaborasi dengan UNICEF ini bertujuan untuk mewujudkannya dengan meningkatkan status gizi dan hasil pendidikan mereka, serta mencerminkan komitmen DBS Foundation untuk menciptakan dampak di luar perbankan dan mengkatalisasi perubahan yang berkelanjutan dan terukur. Bersama UNICEF, tujuan kami tidak hanya mendukung ribuan anak hari ini, tetapi juga membantu menciptakan sistem yang dapat memutus lingkaran ketidakberuntungan dan memberikan dampak berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujar Mona Monika.

Dalam implementasinya, guru dan kepala sekolah akan memperoleh pelatihan serta paket pembelajaran untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi anak. Siswa juga akan diperkenalkan pada bahan bacaan lokal dan aktivitas berkebun di sekolah guna menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Dari sisi kesehatan, program ini mencakup pemantauan pertumbuhan, pemberian obat cacing, serta edukasi terkait gizi.

Orang tua dan pengasuh turut mendapatkan pembekalan praktis agar mampu menerapkan pola makan sehat dan mendukung proses belajar anak di rumah. Selain itu, program ini akan membantu pemerintah daerah maupun pusat dalam perencanaan serta penganggaran, sehingga mutu layanan pendidikan dan gizi dapat terjaga secara berkelanjutan.

Pada akhir periode kerja sama, capaian program akan diukur secara terstruktur melalui penilaian awal dan akhir menggunakan instrumen internasional, guna memantau perkembangan literasi, numerasi, serta status gizi anak secara komprehensif.

Baca Juga

Toyota Borong 2.793 SPK di IIMS 2026, Model Hybrid Makin Diminati

Jakarta - PT Toyota-Astra Motor (TAM) membukukan hasil penjualan...

Sakit Siang atau Malam? Puskesmas 24 Jam di Bandung Diserbu Warga

Bandung - Pemerintah Kota Bandung menghadirkan layanan Puskesmas 24...

Pramono Setop Izin Lapangan Padel Baru di Kawasan Pemukiman, Jam Main Dibatasi

Jakarta - Pemprov DKI Jakarta mengambil sikap tegas terhadap...

Lampung Makin Hits Brand Viral Bakal Serbu Lippo Mall

Lampung - Lippo Malls terus mempercepat transformasi Lippo Mall...

Pajak Januari Melonjak 30,7 Persen, Sinyal Ekonomi Makin Menguat

Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini