26.7 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
BerandaKATA TEKNOTEKNEWSKampung Internet Jadi Ladang Talenta Baru di Bidang Teknologi

Kampung Internet Jadi Ladang Talenta Baru di Bidang Teknologi

Nusa Tenggara Barat – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar pelatihan teknologi internet bagi siswa di kawasan Kampung Internet sebagai upaya meningkatkan literasi digital sekaligus keterampilan pemanfaatan teknologi sejak dini. Kegiatan ini berlangsung di SMK Islam Nurul Qolbi, Desa Setanggor, Praya Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (22/4).

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Kampung Internet yang tidak hanya berfokus pada penyediaan akses jaringan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di desa.

Staf Khusus Menteri Komdigi, Alfreno Kautsar Ramadhan, menegaskan bahwa pengembangan Kampung Internet diarahkan menjadi ekosistem berkelanjutan melalui penguatan kompetensi masyarakat.

“Sesuai dengan arahannya Ibu Menteri, kampung internet ini menjadi sebuah ekosistem. Jadi setelah kita menyediakan internetnya, maka kita harus juga menyediakan perkembangannya. Salah satu perkembangan di sumber daya manusia hari ini adalah pelatihan,” kata Alfreno.

Ia menjelaskan, pelatihan dirancang untuk membekali pelajar dengan kemampuan dasar hingga lanjutan agar dapat memanfaatkan internet secara produktif dan aman. Program ini, lanjutnya, tidak berhenti pada penyediaan akses, tetapi juga memastikan masyarakat mampu menggunakan internet untuk kegiatan positif, seperti belajar dan berkreasi.

Kampung Internet Jadi Ladang Talenta Baru di Bidang Teknologi
Sejumlah siswi mengikuti pelatihan teknologi internet yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di SMK Islam Nurul Qolbi, Desa Setanggor, Praya Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (22/4/2026). (katafoto/HO/Jhonrico/InfoPublik)

“Jadi dalam narasi kampung internet kita juga punya yang namanya Telco Hub. Telco Hub ini adalah kita melatih para anak-anak SMK yang dekat sekitaran kampung internet itu untuk menerima pelatihan teknisi fiberoptik,” ujarnya.

Melalui skema tersebut, para siswa mendapatkan pelatihan teknis fiber optik bekerja sama dengan penyedia layanan internet (ISP), sehingga dapat memberdayakan talenta lokal di wilayah tersebut.

Pengelola Jaringan Multimedia Indonesia, Johan, menyatakan pihaknya turut berperan dalam memberikan pelatihan sekaligus mendorong pemberdayaan tenaga lokal.

“Karena tidak mungkin kita ambil talent-talent dari luar,” tegasnya.

Menurut Johan, pelatihan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik di lapangan hingga peserta mampu melakukan perawatan jaringan dan aktivasi layanan.

“Ini berlanjut ke training di lapangan, dari training di lapangan itu nanti kita pilih yang siap kita rekrut untuk bekerja,” ujarnya.

Materi pelatihan mencakup pengenalan perangkat aktif dan pasif, teknik penyambungan (splicing), hingga penanganan gangguan (troubleshooting) jaringan.

Salah satu siswi, Ana Muliana, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut karena dapat menambah wawasan tentang teknologi internet.

“Makanya kita ikut pelatihan supaya bisa tahu bagaimana teknologi internet itu,” katanya.

Hal serupa disampaikan siswa lainnya, Kamarudin, yang menilai pelatihan ini memberikan pengalaman baru meski terdapat tantangan dalam praktik.

“Di situ banyak tombol-tombol yang harus kita perhatikan,” imbuhnya.

Melalui program ini, Komdigi menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memperluas akses digital, tetapi juga mencetak talenta lokal yang siap mendukung keberlanjutan ekosistem Kampung Internet di berbagai daerah.

Baca Juga

Tarif AS Naik dan Konflik Memanas, Mengapa Indonesia Justru Diuntungkan?

Ketegangan geopolitik global kembali memanas, dipicu oleh meningkatnya hubungan...

Ajang Bergengsi, Arsitek Indonesia Berebut Tiket ke Level ASEAN

Jakarta - PT NS BlueScope Indonesia (BlueScope) bersama Ikatan...

Begini Cara KAI Services Jaga Kualitas Makanan di Kereta

Jakarta - KAI Services resmi menghadirkan Laboratorium Quality Control...

Wisata Alam Naik Daun, Jateng Butuh Banyak Pemandu Gunung Profesional

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya memperluas...

Sering Susah Fokus? Bisa Jadi Ini Gejala ADHD pada Orang Dewasa

Yogyakarta - Kasus Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini