32.1 C
Jakarta
Senin, Juli 27, 2026
BerandaTREN OTOMOTORHonda Angkat Kaki Jualan Mobil di Korea Selatan, Ada Apa?

Honda Angkat Kaki Jualan Mobil di Korea Selatan, Ada Apa?

Perusahaan otomotif asal Jepang, Honda Motor Co., Ltd., resmi mengumumkan akan menghentikan operasional penjualan mobil di Korea Selatan pada akhir 2026. Kebijakan ini berlaku untuk anak usahanya, Honda Korea Co., Ltd., yang selama ini mengelola penjualan sepeda motor dan mobil di negara tersebut.

Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan mempertimbangkan berbagai perubahan yang terjadi di pasar otomotif global maupun domestik Korea Selatan. Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memfokuskan sumber daya guna memperkuat daya saing jangka menengah dan panjang.

Meski menghentikan penjualan mobil, Honda memastikan tetap memberikan layanan purna jual bagi konsumennya di Korea Selatan. Layanan tersebut mencakup perawatan kendaraan, penyediaan suku cadang, hingga dukungan garansi bagi pemilik mobil Honda.

Di sisi lain, Honda akan tetap mempertahankan bisnis sepeda motor sebagai tulang punggung operasionalnya di Korea Selatan. Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan produk unggulan serta meningkatkan layanan dan pengalaman bagi pelanggan di segmen ini.

Dilansir dari laman honda global, Honda Korea didirikan pada Oktober 2001, awalnya beroperasi sebagai Honda Motorcycle Korea. Penjualan sepeda motor dimulai pada Mei 2002, disusul penjualan mobil pada Mei 2004.

Saat ini, kantor pusat Honda Korea berada di Seoul dengan total modal sebesar 12 miliar won dan sepenuhnya dimiliki oleh Honda Motor Co., Ltd. Perusahaan dipimpin oleh Presiden Jihong Lee dan memiliki sekitar 84 karyawan per April 2026.

Untuk lini produk, Honda Korea menawarkan berbagai model sepeda motor seperti PCX125, Super Cub, FORZA350, ADV350, FORZA750, hingga CBR600RR. Sementara untuk mobil, model yang dipasarkan antara lain Accord dan CR-V.

Langkah penghentian penjualan mobil ini menandai perubahan strategi Honda di Korea Selatan, sekaligus mencerminkan dinamika industri otomotif yang terus berkembang di tengah persaingan global.

Baca Juga

Juru Bicara IKN Troy Pantouw Tutup Usia di Rusun ASN, Ini Kronologi Lengkapnya

Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Troy Harold...

Festival Jakarta Great Sale 2026 Berakhir, Transaksi Tembus Rp16,8 Triliun

Jakarta - Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 resmi...

Cemburu Berujung Maut? Ini Deretan Kasus Kekerasan dalam Pacaran yang Viral

Jakarta - Kasus kekerasan dalam pacaran (KDP) masih menjadi...

Bank Saqu Catat DPK Rp8,9 Triliun, Kredit Melesat 37,4 Persen

Jakarta - Bank Saqu, layanan perbankan digital milik Astra...

Jangan Tunggu Gundul, Ini 3 Tanda Ban Motor Wajib Diganti Secepatnya

Banyak pengendara motor lebih fokus merawat mesin atau sistem...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini