27.8 C
Jakarta
Senin, September 14, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALKAI Ungkap Langkah Evaluasi dan Investigasi KNKT

KAI Ungkap Langkah Evaluasi dan Investigasi KNKT

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan telah melakukan evaluasi menyeluruh, baik secara internal maupun eksternal, menyusul insiden kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Langkah ini juga dibarengi dengan dukungan penuh terhadap proses investigasi yang tengah dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa evaluasi tersebut bertujuan memperkuat sistem keselamatan operasional sekaligus meningkatkan koordinasi dengan regulator dan para pemangku kepentingan.

“Evaluasi kami lakukan secara internal dan eksternal untuk memastikan peningkatan keselamatan serta mendukung penuh investigasi KNKT yang nantinya akan menyampaikan penyebab dan rekomendasi resmi,” ujarnya kepada pers di lokasi, Rabu (29/4).

Pada kesempatan yang sama, PT KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden di wilayah Bekasi Timur yang menyebabkan korban jiwa serta gangguan perjalanan kereta.

Berdasarkan data terbaru, jumlah korban tercatat sebanyak 106 penumpang, dengan rincian 15 orang meninggal dunia dan 91 lainnya mengalami luka-luka. Dari korban luka, 38 penumpang telah diperbolehkan pulang, sementara 53 orang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

PT KAI turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia serta berharap para korban luka dapat segera pulih. Perusahaan juga mengapresiasi perhatian pemerintah, termasuk Presiden dan jajaran kementerian, yang telah memberikan arahan terkait penanganan korban dan percepatan pemulihan layanan transportasi.

Terkait pemulihan operasional, KAI menyebut jalur kereta mulai dibuka secara bertahap. “Jalur hilir sudah dapat dilalui kereta jarak jauh sejak dini hari, sementara jalur hulu telah dibersihkan dari puing-puing dengan pembatasan kecepatan sementara 30 km per jam,” jelasnya.

Sejalan dengan arahan Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi, layanan KRL lintas Cikarang direncanakan kembali beroperasi setelah dinyatakan aman, dengan frekuensi normal seperti sebelumnya.

PT KAI menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan layanan. “Tidak ada toleransi terhadap penurunan standar keselamatan. Kami memastikan seluruh aspek telah aman sebelum layanan dibuka kembali,” tegas Bobby.

PT KAI juga membuka dua posko tanggap darurat di Bekasi Timur dan Stasiun Gambir yang akan beroperasi selama 14 hari ke depan guna membantu korban dan keluarga.

Baca Juga

Lima Bayi Orangutan Ditemukan di India, Indonesia Siapkan Langkah Pemulangan

Jakarta - Kementerian Kehutanan mengambil langkah cepat menyusul ditemukannya...

Sudaryono Ambil Tindakan Tegas, 1.999 Dapur MBG Ditutup

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas...

Balita dan Anak Banyak Terdampak, Kasus ISPA Riau Tembus 10.783 Kasus

Riau - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat sebanyak 10.783...

Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Pencarian Hari Kedua

Banten - Operasi pencarian rombongan speedboat yang hilang kontak...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini