30.4 C
Jakarta
Selasa, Mei 12, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRIAkuisisi Rumah Sakit Bisa Terjadi Kapan Saja, Ini Strategi Siloam

Akuisisi Rumah Sakit Bisa Terjadi Kapan Saja, Ini Strategi Siloam

Tangerang – PT Siloam International Hospitals Tbk membuka peluang untuk melakukan ekspansi dan akuisisi rumah sakit secara selektif sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi perusahaan di sektor layanan kesehatan nasional maupun kawasan Asia Tenggara.

Head of Investor Relations Siloam, Elbert Hartanto, mengatakan langkah ekspansi maupun akuisisi akan disesuaikan dengan peluang yang dinilai sejalan dengan kebutuhan dan arah pengembangan bisnis perseroan.

“Sebagaimana yang kita bilang bahwa kami melihat ada opportunity apa dan juga hal apa yang di luar sana bisa kami lakukan untuk menambah kapasitas kami. Akuisisi itu sifatnya case by case kalau memang ada yang tepat,” ujar Elbert usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Siloam di Lippo Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan, sumber pendanaan untuk ekspansi dan akuisisi dapat berasal dari kas internal perusahaan, pinjaman, maupun skema pendanaan lainnya. Namun hingga kini, Siloam belum menetapkan alokasi anggaran khusus untuk aksi korporasi tersebut.

“Belum tentu anggarannya itu, misal ada kesempatan yang lebih bagus dan kita tidak bisa melakukan itu hanya karena ada angka tertentu,” tegas Elbert.

Saat ini, Siloam tengah mempersiapkan sejumlah proyek pengembangan rumah sakit di beberapa kota, di antaranya Semarang, Surabaya, dan Makassar. Meski demikian, perusahaan menegaskan fokus utama bukan sekadar menambah jumlah rumah sakit maupun kapasitas tempat tidur pasien.

Menurut Elbert, Siloam lebih memprioritaskan peningkatan kompleksitas layanan medis serta kualitas penanganan pasien guna meningkatkan nilai layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

“Saya utamakan lebih tingkatkan kompleksitas, meningkatkan dari segi average revenue per occupied bed,” ungkapnya.

Selain memperluas layanan kesehatan, Siloam juga terus mengembangkan kampanye “Check Before You Fly” untuk menekan jumlah pasien Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri.

Melalui program tersebut, masyarakat didorong berkonsultasi dan memperoleh second opinion dari dokter spesialis di jaringan Rumah Sakit Siloam sebelum memutuskan menjalani pengobatan di luar negeri.

“Terbukti bahwa banyak yang sudah datang ke Siloam, sudah konsultasi sama dokter-dokter kita, justru tidak jadi ke luar negeri,” tambah Elbert.

Program tersebut diperkuat dengan pengembangan layanan unggulan atau center of excellence di berbagai bidang, mulai dari kardiologi, onkologi, neurologi, gastroenterologi, ortopedi, hingga urologi dan nefrologi.

“Kami mau buktikan bahwa sebetulnya Indonesia juga bisa diandalkan,” tuturnya.

Baca Juga

Dijuluki Rolls-Royce China, Huawei Luncurkan MPV Mewah Maextro V800

Tiongkok - Huawei melalui merek premium Maextro resmi memperkenalkan...

Jangan Asal Klik Email, Phishing Bisa Bobol Data dan Rekening Perusahaan

Jakarta - Serangan phishing masih menjadi salah satu ancaman...

Satelit N5 Resmi Kantongi Izin, Daerah Terpencil Bakal Nikmati Internet Cepat

Jakarta - Satelit Nusantara Lima atau Satelit N5 resmi...

Label Nutri-Level Resmi Diluncurkan, Langkah Baru Cegah Obesitas dan Diabetes

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat edukasi pelabelan nutrisi...

Toyota Serius Garap EV Premium, Lexus TZ Siap Tantang Tesla dan BMW

Toyota terus mempercepat ekspansi kendaraan listriknya setelah sempat mendapat...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini