30.8 C
Jakarta
Jumat, Agustus 28, 2026
BerandaTREN OTOMOTOROfero Tancap Gas, Pabrik Baru di Semarang Siap Produksi 2.000 Unit per...

Ofero Tancap Gas, Pabrik Baru di Semarang Siap Produksi 2.000 Unit per Hari

Jakarta – PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) memperkuat eksistensinya di pasar kendaraan listrik nasional dengan meluncurkan empat produk baru sekaligus meresmikan fasilitas perakitan terbaru yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah.

Dalam peluncuran tersebut, Ofero memperkenalkan dua model sepeda listrik yang telah resmi dipasarkan, yakni Ledo 5 dan Galaxy 6. Kedua produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan dengan mengedepankan desain modern, fitur fungsional, serta harga yang kompetitif.

Tak hanya itu, Ofero juga memberikan gambaran lini produk yang akan segera meluncur tahun ini. Dua kendaraan baru yang diperkenalkan adalah Monster, sepeda listrik premium bergaya neo-retro, serta Carria 1, motor listrik multifungsi yang ditujukan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional.

Sales Manager Ofero Indonesia, Super Wang, menilai peluncuran produk terbaru dan beroperasinya fasilitas perakitan di Semarang menjadi tonggak penting bagi perkembangan perusahaan di Indonesia.

Ofero Tancap Gas, Pabrik Baru di Semarang Siap Produksi 2.000 Unit per Hari
Sales Manager Ofero Indonesia, Super Wang saat memaparkan Global R&D & Factory pada peluncuran kendaraan listrik nasional Ledo 5 dan Galaxy 6 sekaligus peresmian fasilitas perakitan terbaru di Semarang, Jawa Tengah. (katafoto/HO/Ofero Indonesia)

“Kami ingin menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya inovatif, tetapi juga lebih lengkap serta mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Ofero akan terus berinovasi menghadirkan lini kendaraan elektrifikasi berkualitas melalui perakitan yang fokus sepenuhnya pada kualitas serta dukungan dealer yang solid dan layanan after-sales yang kian komprehensif,” ujarnya.

Ledo 5 hadir sebagai pilihan sepeda listrik yang mengutamakan efisiensi dan kenyamanan untuk aktivitas harian. Model ini menyasar pengguna perkotaan yang membutuhkan kendaraan praktis, ekonomis, dan mudah digunakan.

Di sisi lain, Galaxy 6 menawarkan tampilan yang lebih premium dengan desain futuristis. Sepeda listrik ini ditujukan bagi generasi muda dan pengguna aktif yang menginginkan pengalaman berkendara lebih ekspresif dan bergaya.

Untuk pasar Indonesia, Ofero membanderol Ledo 5 dengan harga Rp3.999.000. Sementara Galaxy 6 tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai, yaitu varian 48V15Ah seharga Rp5.299.000 dan varian 48V20Ah dengan harga Rp5.999.000. Harga tersebut merupakan harga rekomendasi untuk wilayah Pulau Jawa.

Selain dua model yang sudah tersedia, Ofero juga tengah menyiapkan Monster sebagai sepeda listrik flagship perusahaan. Mengusung desain neo-retro yang kuat dan berkarakter, model ini menyasar para pecinta otomotif yang menginginkan kendaraan listrik dengan tampilan berbeda.

Sementara itu, Carria 1 dikembangkan sebagai motor listrik yang mampu menunjang berbagai aktivitas produktif, mulai dari kebutuhan logistik ringan hingga operasional pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Di saat yang sama, Ofero juga meresmikan fasilitas perakitan baru yang berlokasi di Kawasan Industri Candi, Semarang. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat jaringan distribusi.

Ofero Tancap Gas, Pabrik Baru di Semarang Siap Produksi 2.000 Unit per Hari
Logistic Manager Ofero Indonesia, Bedy saat memimpin tur pabrik fasilitas perakitan terbaru Ofero di Semarang, Jawa Tengah. (katafoto/HO/Ofero Indonesia)

Pabrik perakitan tersebut ditargetkan mampu memproduksi hingga 2.000 unit kendaraan per hari. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik melalui jaringan dealer Ofero di seluruh Indonesia, fasilitas ini juga diproyeksikan mendukung ekspor ke sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Filipina dan Thailand.

Brand Department Ofero Indonesia, Auditya Gunawan, mengatakan bahwa kendaraan listrik kini bukan lagi sekadar konsep masa depan, melainkan telah menjadi solusi transportasi yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Kami percaya kombinasi antara inovasi produk dengan varian tipe dan harga yang lebih lengkap, dan pengembangan ekosistem produksi di Indonesia akan menjadi pondasi penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik secara lebih luas,” ujar Auditya Gunawan.

Baca Juga

Limbah Jadi Material Masa Depan, Parongpong RAW Lab dan MYCL Buka Peluang Ekonomi Baru

Bandung - Persoalan lingkungan dan kesenjangan ekonomi semakin membutuhkan...

Garuda Spark Tembus 10 Hub, Investasi Digital Capai Rp429,5 Miliar

Jakarta - Sepuluh bulan sejak pertama kali dikembangkan, program...

Skateboarder Muda Beraksi di Slipi, 85 Atlet Ramaikan Commuter Skate Games

Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter...

Jakarta Barat Mulai Perangi DBD dengan Wolbachia, Ribuan Orang Tua Asuh Disiapkan

Jakarta - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat mulai menerapkan...

Bukan Cuma Gempa, Ini yang Bikin 179 Ribu Warga NTT Memilih Mengungsi

NTT - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini