31.8 C
Jakarta
Sabtu, Agustus 22, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANJakarta Barat Mulai Perangi DBD dengan Wolbachia, Ribuan Orang Tua Asuh Disiapkan

Jakarta Barat Mulai Perangi DBD dengan Wolbachia, Ribuan Orang Tua Asuh Disiapkan

Jakarta – Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat mulai menerapkan program pengendalian demam berdarah dengue (DBD) menggunakan metode wolbachia di Kecamatan Cengkareng, Jumat (21/8).

Peluncuran program ditandai dengan penyerahan 4.000 telur nyamuk Aedes aegypti yang telah diinfeksi bakteri wolbachia. Telur tersebut diserahkan di RPTRA Utama, Jalan Utama Raya, RT 09/04, Kelurahan Cengkareng Barat.

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat Imron Sjahrin mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Ia berharap penerapan wolbachia di Cengkareng dapat berjalan optimal sehingga membantu menekan kasus DBD dan membuat masyarakat lebih terlindungi dari penyakit yang ditularkan nyamuk tersebut.

“Kami harapkan, implementasi program wolbachia di Kecamatan Cengkareng bisa berhasil seperti yang pernah dilakukan di Kecamatan Kembangan,” katanya dikutip dari laman berita jakarta.

PSN Tetap Harus Dilakukan

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan DKI Jakarta Sri Puji Wahyuni menegaskan bahwa penggunaan wolbachia bukan satu-satunya strategi pemerintah dalam mengendalikan DBD.

Menurutnya, masyarakat tetap harus menjalankan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin. Kebersihan lingkungan dan pencegahan tempat berkembang biaknya nyamuk tetap menjadi bagian penting dalam pengendalian DBD.

“Upaya-upaya lain yang tidak dilupakan yaitu PSN. Jadi, PSN harus tetap rutin, konsisten dilaksanakan,” imbuhnya.

Cengkareng Catat Kasus DBD Tertinggi

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Sahruna mengungkapkan, jumlah kasus DBD di wilayah Jakarta Barat hingga 20 Agustus 2026 mencapai 1.591 kasus.

Berdasarkan data tersebut, angka Incident Rate (IR) atau kasus baru DBD tercatat sebesar 62,3 per 100.000 penduduk.

Dari delapan kecamatan di Jakarta Barat, Cengkareng menjadi wilayah dengan kasus DBD tertinggi. Hingga periode tersebut, tercatat 563 kasus dengan angka IR mencapai 96,7 per 100.000 penduduk.

“Karena itu kami pilih Kecamatan Cengkareng menjadi implementasi kedua program Wolbachia di Jakarta Barat, setelah sebelumnya Kecamatan Kembangan,” ujarnya.

Sahruna mengatakan penerapan program wolbachia sebelumnya di Kecamatan Kembangan memberikan hasil positif. Setelah program berjalan, kasus DBD di wilayah tersebut mengalami penurunan sehingga Kembangan kini tercatat sebagai kecamatan dengan angka IR terendah di Jakarta Barat.

Ribuan Orang Tua Asuh Dilibatkan

Dalam peluncuran program di Cengkareng, pemerintah menyerahkan delapan ember yang masing-masing berisi 500 telur Aedes aegypti yang telah diinfeksi bakteri wolbachia.

Ember tersebut diberikan kepada perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dan enam orang tua asuh (OTA) yang mewakili enam kelurahan di Jakarta Barat.

Sebanyak dua ember diterima Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat Imron Sjahrin. Ember tersebut kemudian ditempatkan di kawasan RPTRA Utama.

“Nantinya secara bertahap akan diserahkan ke 7669 OTA se-Kecamatan Cengkareng. Setiap OTA akan diserahi satu ember wolbachia,” tandasnya.

Pelaksanaan program selanjutnya dilakukan secara bertahap dengan melibatkan ribuan OTA di Kecamatan Cengkareng. Masing-masing OTA akan mendapatkan satu ember berisi telur nyamuk ber-wolbachia sebagai bagian dari strategi pengendalian DBD di kawasan tersebut.

Baca Juga

HUT RI ke-81, Pramono Ungkap Strategi Besar Membangun Kota Jakarta

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar upacara...

Deteksi Dini Kanker Payudara Kini Bisa Dilakukan dengan Mobil Mamografi

Jakarta - Kanker payudara tidak selalu berujung pada kondisi...

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,85 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ini Isinya

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengirimkan bantuan kemanusiaan...

Polri Kerahkan 10 Anjing K9 ke Flores, Misi Khusus Cari Korban Gempa Dimulai

Polri memperkuat upaya pencarian dan penyelamatan korban pascagempa bumi...

AS Pasang Tarif Udang, Indonesia Justru Punya Keunggulan Dibanding India dan Vietnam

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melihat peluang...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini